Napak Tilas Misi Katolik Diawali Dengan Pengantaran Arca Bunda Maria

  • 21 Mei 2026 20:53 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Prosesi pengantaran Arca Bunda Maria dari Gereja Katolik Santo Yosep Fakfak menuju Gereja Stasi Santo Petrus Torea berlangsung khidmat, Kamis 21 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua yang tahun ini dipusatkan di Kabupaten Fakfak, Papua Barat.

Ratusan umat Katolik mengikuti prosesi sambil mendaraskan doa dan Rosario sepanjang perjalanan. Sebelum diantar menuju Torea, Arca Bunda Maria terlebih dahulu disemayamkan selama beberapa hari di Paroki Santo Yosep Fakfak untuk doa bersama umat.

Potret pengantaran Arca Bunda Maria dari Gereja Katolik Santo Yosep Fakfak menuju Gereja Stasi Santo Petrus Torea.

Dari Gereja Santo Yosep Fakfak, arca kemudian diberangkatkan menuju Gereja Stasi Santo Petrus Torea yang berada di wilayah Paroki Santo Paulus Wagom. Suasana religius dan persaudaraan umat tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan tersebut.

Pengantaran arca ini menjadi simbol penghormatan kepada Bunda Maria sekaligus bagian dari napak tilas sejarah masuknya agama Katolik di Tanah Papua yang telah berlangsung selama 132 tahun.

Sesuai agenda panitia, Jumat 22 Mei 2026 pukul 09.00 WIT, Arca Bunda Maria akan kembali diantar dari Torea menuju Kampung Sekru, salah satu kampung bersejarah dalam perjalanan misi Katolik di Papua.

Di Kampung Sekru akan dilaksanakan prosesi adat, doa Rosario bersama, serta ibadat umat sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah awal penyebaran iman Katolik di wilayah Papua, khususnya Fakfak dan sekitarnya.

Ketua Panitia HUT ke-132 Misi Katolik di Tanah Papua, Fredikus Warpopor, mengatakan salah satu agenda utama dalam perayaan tahun ini adalah perjalanan napak tilas yang dirangkaikan dengan pengantaran Arca Bunda Maria menuju Pulau Bonyum untuk ditahtakan.

“Perjalanan napak tilas itu juga akan bersamaan dengan mengantar arca Bunda Maria yang akan ditahtakan di Pulau Bonyum. Arca itu terbuat dari batu utuh dengan berat kurang lebih 500 kilogram atau setengah ton,” ujarnya.

Ia menjelaskan, arca akan diarak melalui jalur darat sambil didoakan Rosario bersama umat Katolik di Fakfak. Prosesi tersebut melibatkan lima paroki di Kabupaten Fakfak dan dilakukan secara estafet hingga tiba di Kampung Raduria.

“Seluruh umat akan terlibat dan sudah dibagi tugasnya. Ada lima paroki di Fakfak dan nantinya arca akan dibawa secara estafet sampai di Kampung Raduria,” katanya.

Setelah tiba di Kampung Raduria, Arca Bunda Maria akan diseberangkan menggunakan perahu menuju Pulau Bonyum. Pulau tersebut menjadi salah satu lokasi utama dalam rangkaian perayaan napak tilas 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua.

Panitia juga menyiapkan armada transportasi laut untuk mendukung mobilisasi umat selama kegiatan berlangsung. Diperkirakan ribuan umat Katolik dari berbagai wilayah di Papua Barat akan hadir mengikuti rangkaian kegiatan religius dan napak tilas sejarah tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....