Uskup Timika Serukan Perlindungan Alam dan Manusia Papua

  • 25 Mei 2026 20:01 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Perayaan 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua di Pulau Bonyom, Kabupaten Fakfak, Sabtu 23 Mei 2026, berlangsung penuh refleksi iman. Dalam momentum tersebut, Uskup Timika, Bernardus Bofitwos Baru, menyampaikan pesan kuat tentang keadilan dan perlindungan Tanah Papua.

Dalam khotbahnya, Uskup Bernardus menyerukan pentingnya keberanian moral untuk membela kebenaran. Ia menilai seluruh umat Katolik dipanggil menjadi misionaris dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita harus memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan keutuhan ciptaan,” ujarnya di hadapan ribuan umat. Menurutnya, iman harus diwujudkan dalam tindakan nyata membela manusia dan alam Papua.

Uskup Bernardus juga mengingatkan masyarakat agar tidak larut dalam kepentingan dunia yang merusak lingkungan hidup. Ia menegaskan hutan dan tanah Papua harus dijaga demi generasi mendatang.

“Jangan ikut arus ideologi kekuasaan yang membabat habis hutan di Tanah Papua,” tegasnya. Pesan tersebut secara khusus ditujukan kepada para pejabat dan tokoh masyarakat yang hadir.

Menurut Uskup Timika, para pemimpin daerah memiliki tanggung jawab besar menjaga hak asasi manusia dan martabat masyarakat Papua. Ia mengatakan seluruh elemen masyarakat harus bersatu melindungi tanah adat dan budaya Papua.

Uskup Bernardus juga mengenang perjuangan para misionaris pertama yang datang ke Papua sejak tahun 1894. Mereka disebut rela meninggalkan negeri asal dan hidup sederhana demi melayani masyarakat Papua.

“Tanah Papua adalah tanah yang indah dan penuh rahmat Tuhan,” katanya. Ia mengajak seluruh umat menjaga hutan, tanah, budaya, dan manusia Papua sebagai warisan berharga bagi generasi penerus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....