Edukasi Pra Nikah Jadi Langkah Awal Bangun Keluarga Harmonis
- 11 Mei 2026 09:19 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - DP3AP2KB Fakfak mendorong pentingnya edukasi pra nikah sebagai bekal bagi pasangan sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. Melalui layanan PUSPAGA, calon pengantin diberikan pemahaman mengenai kesiapan membangun keluarga yang sehat, harmonis, dan bebas dari kekerasan.
Program tersebut dibahas dalam dialog “Pengarusutamaan Gender” di RRI Fakfak bertema “Hadirnya PUSPAGA, Solusi Nyata Penguatan Keluarga di Fakfak”, Senin (11/5/2026).
Kabid Pengarusutamaan Gender DP3AP2KB Fakfak, Salma Absofi, menjelaskan bahwa edukasi pra nikah menjadi salah satu langkah penting dalam membangun ketahanan keluarga sejak awal. Menurutnya, pasangan perlu dibekali pemahaman yang cukup sebelum memasuki kehidupan rumah tangga.
| Baca juga: Kerja Sama RRI Buka Ruang Kreativitas Siswa |
“Kami memberikan pembekalan kepada calon pengantin mengenai peran suami dan istri, hak dan tanggung jawab dalam rumah tangga, pola komunikasi yang sehat, pengelolaan keuangan keluarga, hingga perencanaan kehamilan,” ujarnya.
Selain itu, pasangan juga diberikan gambaran mengenai kehidupan rumah tangga dan kesiapan menjadi orang tua, termasuk bagi pasangan yang belum memiliki anak. Hal tersebut dilakukan agar pasangan lebih siap menghadapi dinamika dan tantangan dalam kehidupan keluarga.
“Pasangan perlu memahami bahwa kehidupan rumah tangga membutuhkan kerja sama, saling pengertian, dan kemampuan menyelesaikan persoalan bersama,” katanya.
Ia menambahkan, PUSPAGA juga memberikan edukasi mengenai pentingnya membangun komunikasi yang baik antar pasangan sebagai langkah pencegahan konflik dalam keluarga. Melalui pembekalan tersebut, pasangan diharapkan mampu menciptakan hubungan yang sehat dan saling mendukung.
Selain penguatan hubungan dalam keluarga, materi edukasi juga mencakup penguatan ekonomi perempuan sebagai bagian dari upaya membangun keluarga yang lebih mandiri dan tangguh secara ekonomi.
Dalam pembekalan tersebut, calon pengantin juga diberikan pemahaman mengenai pencegahan kekerasan dalam rumah tangga sejak dini. Pasangan dikenalkan pada bentuk-bentuk kekerasan yang perlu dihindari serta cara mencari bantuan apabila menghadapi persoalan dalam rumah tangga.
“Melalui edukasi sejak sebelum menikah, kami berharap pasangan dapat membangun keluarga yang harmonis, saling menghargai, dan mampu menyelesaikan persoalan dengan komunikasi yang baik,” ujar Salma.
Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Terhadap Perempuan dalam Rumah Tangga DP3AP2KB Fakfak, Santi Christine N. Patiran, mengatakan masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan konsultasi dan pendampingan keluarga yang disediakan PUSPAGA.
Menurutnya, layanan tersebut terbuka bagi masyarakat yang membutuhkan ruang konsultasi maupun pendampingan terhadap persoalan keluarga, dengan jaminan kerahasiaan bagi setiap pengguna layanan.
Masyarakat dapat mengakses layanan Sahabat Keluarga secara online maupun offline melalui kontak pelayanan dan pengaduan PUSPAGA di nomor 0822-4826-9911.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....