Mengapa Hati Terasa Sakit saat Putus Cinta dan Cara Mengatasinya
- 21 Apr 2026 19:24 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak – Putus cinta adalah pengalaman emosional yang hampir semua orang pernah alami. Tidak jarang, rasa sedih yang muncul terasa sangat nyata hingga seperti “menyakitkan” secara fisik di dada. Kondisi ini bukan sekadar perasaan ada penjelasan ilmiah di baliknya. Dilansir dari berbagai sumber diantaranya healthline.com
Mengapa Putus Cinta Terasa Menyakitkan?
1. Aktivitas otak mirip rasa sakit fisik
Penelitian menunjukkan bahwa area otak yang aktif saat patah hati sama dengan area yang memproses rasa sakit fisik. Itulah sebabnya putus cinta bisa terasa “nyeri” di dada.
2. Penurunan hormon bahagia
Saat menjalin hubungan, tubuh menghasilkan hormon seperti dopamin dan oksitosin. Ketika hubungan berakhir, kadar hormon ini menurun drastis sehingga memicu rasa sedih dan kehilangan.
3. Stres emosional
Putus cinta dapat meningkatkan hormon stres (kortisol), yang bisa menimbulkan gejala seperti sesak dada, sulit tidur, dan bahkan sakit kepala.
4. Kondisi “broken heart syndrome”
Dalam kasus tertentu, stres emosional berat dapat memicu kondisi medis nyata yang disebut Broken Heart Syndrome, yang menyebabkan gejala mirip serangan jantung.
Cara Mengatasi Rasa Sakit Setelah Putus Cinta
Izinkan diri untuk merasakan emosi
Jangan menekan perasaan sedih. Menangis atau merasa kecewa adalah bagian dari proses penyembuhan.
Ceritakan kepada orang terpercaya
Berbagi cerita dengan teman atau keluarga dapat membantu mengurangi beban emosional.
Alihkan perhatian ke aktivitas positif
Lakukan kegiatan seperti olahraga, membaca, atau mencoba hobi baru untuk membantu pikiran lebih tenang.
Jaga kesehatan fisik
Tidur cukup, makan sehat, dan tetap aktif secara fisik dapat membantu memperbaiki suasana hati.
Batasi kontak dengan mantan sementara waktu
Memberi jarak dapat membantu proses pemulihan berjalan lebih cepat.
Pertimbangkan bantuan profesional
Jika perasaan sedih berlangsung lama atau mengganggu aktivitas sehari-hari, berkonsultasi dengan psikolog bisa menjadi pilihan.
Segera cari bantuan jika:
- Rasa sedih tidak kunjung membaik dalam waktu lama
- Mengalami kecemasan berlebihan atau depresi
- Muncul pikiran untuk menyakiti diri sendiri
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....