Kebutuhan BBM Fakfak Didominasi Transportasi dan Perikanan
- 16 Apr 2026 11:47 WIB
- Fak Fak
RRI.CO.ID, Fakfak - Pertamina Fuel Terminal Fakfak, Papua Barat, mengungkapkan tingkat konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Fakfak saat ini berada pada kisaran 100 hingga 130 kiloliter (kL) per hari. Angka tersebut mencerminkan tingginya kebutuhan energi masyarakat meski daerah ini bukan kawasan industri besar.
Pjs Fuel Terminal Manager Fakfak, Akhmad Febri Romadon, menyampaikan bahwa konsumsi BBM di wilayah tersebut relatif stabil dalam beberapa waktu terakhir. “Untuk tingkat konsumsi BBM di Kabupaten Fakfak mencapai 100 sampai 130 kL per harinya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tingginya angka konsumsi ini cukup menarik karena tidak sebanding dengan aktivitas industri yang umumnya menjadi penyumbang utama penggunaan BBM di kota-kota besar. Kondisi ini menunjukkan bahwa sektor lain memiliki kontribusi signifikan terhadap penggunaan energi di daerah tersebut.
Menurut Akhmad, sebagian besar distribusi BBM di Fakfak justru terserap pada sektor transportasi, baik darat maupun laut. Selain itu, sektor perikanan dan usaha kecil masyarakat juga menjadi pengguna utama BBM dalam menunjang aktivitas ekonomi sehari-hari.
Lebih lanjut, ia memastikan bahwa pasokan BBM untuk wilayah Fakfak tetap aman dan terjamin. Distribusi dilakukan secara rutin melalui pengiriman kapal tanker Pertamina dari wilayah Wayame, Maluku, sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi tanpa kendala berarti.
Akhmad menambahkan, pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap stok dan distribusi BBM guna mengantisipasi lonjakan permintaan. Langkah ini dilakukan agar tidak terjadi kelangkaan yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat maupun perekonomian daerah.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan. “Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying, membeli BBM sewajarnya sesuai kebutuhan, dan memastikan informasi resmi hanya bersumber dari Pertamina Fuel Terminal Fakfak,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....