Warga keluhkan sampah plastik meluber saat hujan Fakfak

  • 02 Apr 2026 12:43 WIB
  •  Fak Fak

RRI.CO.ID, Fakfak - Kabupaten Fakfak, Papua Barat, tengah menghadapi persoalan serius terkait penanganan sampah plastik yang kian mencolok di ruang publik. Kondisi ini menjadi sorotan warga setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Selasa, 31 Maret 2026, yang memicu meluapnya sampah dari saluran drainase ke badan jalan hingga pesisir kota.

Fenomena tersebut terjadi di tengah instruksi Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan perkotaan guna menciptakan udara sejuk dan suasana yang asri. Namun, realita di lapangan menunjukkan masih lemahnya pengelolaan sampah, khususnya plastik, yang berdampak langsung pada kualitas lingkungan.

Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan saluran drainase tidak mampu menampung aliran air karena tersumbat sampah. Akibatnya, tumpukan plastik yang sebelumnya berada di got meluber ke jalan raya, menciptakan pemandangan kumuh dan berpotensi menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.

Seorang warga Fakfak, Santi, menyayangkan kondisi tersebut dan menilai perlunya ketegasan dalam penegakan aturan terkait pembuangan sampah. “Aduh, kami sangat sayangkan. Harusnya ada ketegasan agar warga tidak membuang sampah di got. Kalau hujan, got tersumbat dan sampah meluber ke jalan raya seperti ini,” ujarnya.

Santi juga menekankan pentingnya kerja sama antara masyarakat dan pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan kota. Menurutnya, kesadaran individu untuk membuang sampah pada tempatnya merupakan langkah awal yang harus dibangun secara kolektif demi menciptakan lingkungan yang sehat.

Hal senada disampaikan Aminudin, warga lainnya, yang mengaku terganggu dengan kondisi jalan yang dipenuhi sampah saat hujan. “Kami sangat terganggu. Kiranya ada perhatian bersama untuk menjaga kebersihan lingkungan,” katanya, menyoroti dampak langsung yang dirasakan masyarakat akibat persoalan tersebut.

Situasi ini menunjukkan bahwa instruksi pemerintah pusat perlu diimbangi dengan langkah konkret di daerah, baik melalui penguatan sistem pengelolaan sampah maupun peningkatan kesadaran publik. Warga berharap adanya kolaborasi yang lebih efektif antara pemerintah daerah dan masyarakat agar Fakfak dapat menjadi kota yang bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....