Sanggau Waspadai Gigitan Hewan Rabies

  • 28 Sep 2026 14:44 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID, Sanggau - Kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) di Kabupaten Sanggau masih terus ditemukan hingga Agustus 2026, sehingga kewaspadaan masyarakat perlu terus diperkuat. Rata-rata terdapat sekitar 130 kasus gigitan yang tercatat setiap bulan di sejumlah Puskesmas di Kabupaten Sanggau.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sanggau, Ambius Anton, mengatakan kasus gigitan HPR masih menjadi perhatian karena terus muncul di berbagai wilayah. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan pentingnya upaya pencegahan dan penanganan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh pemerintah bersama masyarakat.

”Kasus gigitan GHPR di Kabupaten Sanggau sampai bulan Agustus 2026 rata-rata sekitar 130 kasus per bulan,” ungkap Ambius Anton dalam Dialog Pagi Sanggau Menyapa RRI Sanggau, Senin 28 September 2026.

Ia menjelaskan, tingginya potensi HPR di wilayah Kabupaten Sanggau menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam upaya mencegah terjadinya kasus gigitan. Karena itu, masyarakat perlu memahami risiko interaksi dengan hewan, terutama anjing yang memiliki sifat protektif terhadap wilayah maupun anakannya.

Menurutnya, penanganan rabies tidak hanya bertujuan menekan jumlah kasus hingga tidak ditemukan sama sekali, tetapi juga mengurangi risiko dan mencegah dampak yang lebih serius. Menurutnya, karakteristik hewan penular rabies perlu dipahami masyarakat agar potensi gigitan dapat diantisipasi sejak awal.

Ia menambahkan, kewaspadaan masyarakat menjadi bagian penting dalam pencegahan rabies, termasuk mengenali perilaku hewan dan menghindari tindakan yang dapat memicu serangan. Edukasi mengenai penanganan setelah terjadi gigitan juga perlu terus dilakukan agar masyarakat segera mengambil langkah yang tepat.

”Kita tidak bisa mengatakan kasus ini tinggi atau rendah, tetapi yang jelas ini merupakan potensi yang membahayakan masyarakat,” ujarnya.

Anton berharap peringatan Hari Rabies Sedunia dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya rabies dan pentingnya pencegahan sejak dini. Dengan kolaborasi pemerintah, petugas kesehatan, pemilik hewan, dan masyarakat, risiko gigitan HPR di Kabupaten Sanggau diharapkan dapat terus ditekan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....