Jarak Pandang di Sanggau Turun Dibawah Satu Kilometer

  • 29 Agt 2026 17:04 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Sanggau – Kabut asap akibat Karhutla mulai berdampak terhadap jarak pandang masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Sanggau. Kalak BPBD Sanggau, Didit Richardi, mengatakan jarak pandang secara visual dapat berada di bawah satu kilometer, terutama pada sore hingga pagi hari.

“Jarak pandang secara visual itu mulai menurun, jarak pandang itu mulai dari sore sampai pagi. Bahkan siang kalau tidak ada angin itu tetap, jarak pandang kurang dari satu kilometer,” kata Didit di Pos Komando Satgas Penanggulangan Bencana Karhutla Kabupaten Sanggau, TRC BPBD Sanggau, Sabtu 29 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, kondisi jarak pandang tersebut menjadi salah satu indikator yang menunjukkan dampak bencana asap akibat Karhutla. Penurunan jarak pandang juga berpotensi menghambat aktivitas masyarakat maupun penanganan Karhutla di lapangan.

“Itu masih dalam kondisi tanggap darurat kalau di bawah satu kilometer,” ujarnya.

Didit mengatakan, kondisi jarak pandang yang rendah turut menjadi kendala dalam pelaksanaan operasi penanganan Karhutla. Salah satunya berdampak terhadap pelaksanaan water bombing yang membutuhkan kondisi tertentu agar dapat dilakukan secara optimal.

“Itu water bombing terkendala, kemudian transportasi sungai juga pasti mengalami hambatan,” jelasnya.

Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan dampak kabut asap tidak hanya dirasakan masyarakat, tetapi juga memengaruhi upaya penanganan bencana di lapangan. Ia berharap sinergitas seluruh unsur Satgas dapat terus diperkuat dalam menghadapi bencana karhutla di tengah kondisi kabut asap.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....