Kasus Lakalantas Sanggau Tembus 100 Kejadian

  • 14 Sep 2026 20:34 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID, Sanggau – Jumlah kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Sanggau telah mencapai 100 kasus meski baru memasuki pertengahan September 2026. Kanit Kamsel Polres Sanggau Aipda Suriansyah mengatakan, kasus lakalantas mengalami peningkatan signifikan dibandingkan jumlah kasus pada Agustus yang mencapai 75 kasus.

“Untuk saat ini terkait jumlah kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Kabupaten Sanggau terjadi peningkatan dari beberapa bulan sebelumnya yang semula jumlah kasus kecelakaan lalu lintas itu 75 kasus, hingga saat ini mencapai 100 kasus kecelakaan,” kata Aipda Suriansyah di Mapolres Sanggau, Senin 14 September 2026.

Ia menyebut, kecelakaan lalu lintas tersebut menimbulkan dampak cukup besar terhadap masyarakat. Ia memaparkan, hingga 14 September 2026, tercatat 50 orang meninggal dunia, 92 orang mengalami luka berat, dan 88 orang mengalami luka ringan.

“Korban meninggal dunia hingga 50 orang, luka berat 92, dan luka ringan hingga mencapai 88 orang,” jelas Aipda Suriansyah.

Menurutnya, kondisi kabut asap yang terjadi di wilayah Kalimantan Barat menjadi salah satu pemicu lakalantas di Sanggau. Selain faktor cuaca, kelalaian manusia juga menjadi salah satu faktor yang turut menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas.

“Mungkin diakibatkan juga faktor kelalaian dari manusianya dan juga ini faktor cuaca saat ini juga kita dapat melihat kondisi saat ini kondisi kabut asap di wilayah Kalimantan Barat hampir sangat merata. Tentunya ini juga akan berdampak dan berpengaruh terhadap arus lalu lintas ataupun menjadi juga potensi-potensi bahaya yang dapat menimbulkan kecelakaan lalu lintas,” jelasnya.

Aipda Suriansyah mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat melakukan perjalanan di tengah kondisi kabut asap. Pengendara juga diminta memperhatikan jarak pandang dan menjaga jarak aman dengan kendaraan lain.

“Jarak pandang saat ini terbatas sekitar 100 hingga 150 meter. Kami mengimbau pengemudi kendaraan roda empat ke atas menyalakan lampu kendaraan untuk memperjelas keberadaan kendaraan dan mencegah kecelakaan akibat kabut asap,” tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....