Sekolah Minim Murid, Sanggau Tata Ulang Sebaran Guru

  • 28 Agt 2026 21:04 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Sanggau - Pendidikan di Kabupaten Sanggau masih menghadapi persoalan serius, terutama kondisi sarana sekolah yang belum terpelihara dengan baik serta sebaran tenaga pendidik yang belum merata. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah karena berpengaruh terhadap efektivitas dan pemerataan layanan pendidikan.

“Masih ada sekolah yang jumlah muridnya sangat sedikit, bahkan ada yang hanya sekitar 23 murid dari kelas satu sampai kelas enam, sementara gurunya sekitar lima orang,” kata Sekda Sanggau, Aswin Khatib, Jumat 28 Agustus 2026.

Menurut Aswin, ketimpangan jumlah murid dan guru tersebut membuat pengelolaan pendidikan menjadi kurang efektif dan efisien, khususnya di sekolah dengan jumlah peserta didik yang minim. Karena itu, pemerintah daerah mendorong penataan kembali sebaran sekolah dan tenaga pendidik agar sumber daya pendidikan dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Ini yang harus kita tata, termasuk bagaimana anak-anak dari sekolah yang muridnya sedikit bisa digabungkan, sehingga pelayanan pendidikan lebih efektif dan efisien,” paparnya.

Ia menilai, penataan sekolah dan guru menjadi langkah penting untuk mengatasi ketimpangan distribusi tenaga pendidik sekaligus memastikan setiap peserta didik memperoleh layanan pendidikan yang layak. Selain sebaran guru, pemerintah daerah juga dituntut mempercepat pembenahan sarana dan prasarana sekolah yang masih membutuhkan perhatian.

“Kita berharap penataan ini menjadi langkah konkret untuk pemerataan kualitas pendidikan, dan tentu perlu sinergi semua pihak agar pembenahan sekolah dan pemerataan tenaga pendidik bisa dipercepat,” harapnya.

Aswin berharap, penataan sekolah dan tenaga pendidik tidak hanya menyelesaikan persoalan efisiensi, tetapi juga menjadi pijakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara merata di seluruh wilayah Kabupaten Sanggau. Sinergi antara pemerintah, sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat dinilai penting agar setiap anak tetap mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....