Dosen Kesling Poltekkes Pontianak Dorong Kolaborasi SKPD Atasi Open Dumping

  • 05 Agt 2026 07:58 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Persoalan pengelolaan sampah melalui sistem open dumping memerlukan penanganan yang melibatkan berbagai pihak, bukan hanya instansi teknis. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi langkah penting untuk menciptakan pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan.

Dosen Kesehatan Lingkungan (Kesling) Poltekkes Pontianak, Suharno, mengatakan seluruh organisasi perangkat daerah (SKPD) di Kabupaten Sanggau harus berkolaborasi dalam mengatasi persoalan open dumping. Menurutnya, penanganan sampah membutuhkan keterlibatan semua pemangku kepentingan.

"Seluruh SKPD di Kabupaten Sanggau harus berkolaborasi untuk mengatasi persoalan open dumping agar penanganan sampah dapat berjalan secara optimal," kata Suharno dalam Dialog RRI Sanggau Menyapa, Selasa 4 Agustus 2026.

Ia menjelaskan setiap SKPD memiliki peran sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing dalam mendukung pengelolaan lingkungan. Sinergi tersebut diharapkan mampu menghasilkan solusi yang lebih efektif dan berkesinambungan.

Menurut Suharno, pengelolaan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab dinas yang membidangi kebersihan atau lingkungan hidup. Sektor lain juga memiliki kontribusi dalam mendukung penyediaan infrastruktur, edukasi masyarakat, hingga penguatan kebijakan.

Ia menilai kolaborasi antarlembaga akan mempercepat pelaksanaan program pengurangan dan pengelolaan sampah. Dengan kerja sama yang baik, berbagai hambatan di lapangan dapat diatasi secara lebih terintegrasi.

Suharno berharap pemerintah daerah dapat membangun koordinasi yang kuat antar-SKPD dalam menyusun kebijakan pengelolaan sampah. Langkah tersebut dinilai akan memperkuat efektivitas program sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan di Kabupaten Sanggau.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....