BPS Sanggau Kerahkan 440 Petugas Sensus Ekonomi 2026

  • 11 Jun 2026 00:00 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sanggau, Hakim Azizi mengatakan, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Sanggau akan didukung ratusan petugas yang disiapkan untuk menjangkau seluruh wilayah pendataan hingga tingkat desa. Menurutnya, keterlibatan petugas dari berbagai wilayah diharapkan mampu mendukung kelancaran dan kualitas pelaksanaan sensus.

"Untuk kegiatan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Sanggau, jumlah petugas kita sekitar 440 orang yang terdiri dari 385 petugas lapangan dan sekitar 55 orang petugas pengawas lapangan. Kami mengupayakan agar seluruh wilayah desa dapat terwakili menjadi bagian dari petugas Sensus Ekonomi 2026," ujar Hakim Azizi, Rabu 10 Juni 2026.

Hakim menjelaskan, BPS Sanggau tidak hanya menyiapkan sumber daya manusia untuk pelaksanaan sensus, tetapi juga memberikan pelatihan kepada seluruh petugas sebelum turun ke lapangan. Pelatihan tersebut dilakukan untuk menyamakan pemahaman petugas terkait konsep, definisi, dan tata cara pendataan.

"Beberapa poin utama yang kami tekankan dalam pelatihan adalah pemahaman konsep dan definisi secara seragam karena perbedaan pemahaman dapat menimbulkan bias pada hasil pendataan," katanya.

Selain pemahaman konsep, ia menegaskan para petugas juga dibekali materi terkait standar operasional prosedur (SOP) dan etika saat melakukan pendataan. Menurutnya, aspek tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas data sekaligus membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.

"Petugas wajib melapor kepada kepala desa dan ketua lingkungan setempat sebelum melakukan pendataan. Selain itu, petugas harus menerapkan etika yang baik saat mendatangi responden dan menyesuaikan waktu kunjungan dengan kondisi masyarakat," jelasnya.

Hakim berharap, seluruh petugas dapat menjalankan tugas secara profesional serta mampu menggali informasi yang akurat dari responden. Ia menilai, data yang dihasilkan dari Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi salah satu dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi daerah maupun nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....