BPA-BBS Kerahkan 15 Tim Kurangi Debu dan Asap di Sanggau
- 30 Agt 2026 19:54 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Sanggau - Badan Pemadam Api Bakti Bersama (BPA-BBS) Sanggau mengerahkan sekitar 15 tim untuk melakukan pembersihan, penyegaran, pendinginan, dan penyemprotan air di sejumlah kawasan pasar dan ruas jalan di Kabupaten Sanggau, Minggu 30 Agustus 2026. Bersama Damkar Satpol PP Sanggau, kegiatan tersebut dilakukan untuk menekan debu dan asap sekaligus mengantisipasi meningkatnya potensi kebakaran di tengah kondisi cuaca kering.
Sekretaris BPA-BBS Sanggau, Henky Citra Pembean mengatakan, pengerahan belasan tim tersebut menjadi bagian dari respons terhadap kondisi lingkungan yang berdebu. Penyemprotan dilakukan dengan menggunakan air secara langsung untuk membantu menjaga kondisi jalan dan kawasan aktivitas masyarakat tetap nyaman.
“Kami dari BPA ini menurunkan kurang lebih 15 tim, dan air kami mengambil dari penyemprotan langsung,” ujar Henky.
Menurutnya, penyemprotan tidak hanya bertujuan mengurangi debu yang beterbangan, tetapi juga menjadi langkah pencegahan terhadap kondisi yang berpotensi memicu kebakaran. Kondisi cuaca yang kering membuat pengendalian debu, asap, dan potensi kebakaran perlu dilakukan secara bersama-sama oleh unsur pemadam dan pemerintah daerah.
“Kami lokasi untuk hari ini dari Pasar Senggol, sepanjang Jalan Kartini dan dibantu oleh Pemda di Jalan Ahmad Yani,” katanya.
Henky menyebut, kegiatan penyemprotan akan terus dilakukan dengan menyasar kawasan lain yang membutuhkan penanganan. Setelah Pasar Senggol dan sejumlah ruas Jalan Kartini serta Jalan Ahmad Yani, BPA BBS berencana melanjutkan kegiatan ke kawasan Pasar Sentral dan Beringin.
“Kedepannya akan kami lakukan mungkin nanti ke Pasar Sentral dan Beringin,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat Sanggau agar tidak membakar sampah secara sembarangan karena asap hasil pembakaran dapat memperburuk kondisi udara. Ia berharap, masyarakat ikut menjaga lingkungan dengan menghindari aktivitas pembakaran yang dapat mempertebal asap dan meningkatkan risiko kebakaran, terutama saat cuaca kering.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....