Disperindagkop Sanggau Perkuat Koordinasi Jaga Pasokan Elpiji

  • 09 Jun 2026 21:06 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Kepala Disperindagkop dan UM Kabupaten Sanggau, Shopiar Juliansyah menyampaikan pihaknya terus memperkuat koordinasi dengan pihak terkait untuk menjaga kelancaran distribusi elpiji 3 kilogram di Kabupaten Sanggau. Langkah ini dilakukan guna mencegah terjadinya kelangkaan dan lonjakan harga di masyarakat.

“Kami membangun komunikasi yang intens dengan Pertamina dan agen. Tujuannya untuk mengantisipasi kelangkaan stok dan persoalan keterlambatan distribusi elpiji,” kata Shopiar Juliansyah di Sanggau pada Selasa, 9 Juni 2026.

Ia menilai keterlambatan distribusi dapat memicu kelangkaan elpiji di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut juga berpotensi menyebabkan kenaikan harga di tingkat masyarakat.

“Jika terjadi keterlambatan distribusi, kelangkaan bisa terjadi dan harga akan meningkat. Karena itu, kita coba bangun komunikasi yang intens dengan jadwal yg sudah mereka tetapkan,” ungkapnya.

Selain memantau distribusi, pihaknya juga mengawasi penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) elpiji bersubsidi. Pengawasan dilakukan agar harga jual tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Untuk wilayah tertentu, HET elpiji 3 kilogram ditetapkan sebesar Rp18.500 per tabung. Sedangkan di Kecamatan Beduai, harga tertinggi di tingkat pangkalan sebesar Rp20.500 per tabung," jelasnya.

Shopiar menegaskan pangkalan wajib menjual LPG sesuai HET yang telah ditetapkan pemerintah. Jika ditemukan harga di atas ketentuan, maka kemungkinan kenaikan terjadi di tingkat pengecer dan akan menjadi bahan evaluasi lebih lanjut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....