Brigade Pangan Sanggau Kelola Lahan Petani hingga 250 Hektare
- 30 Apr 2026 20:39 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Kepala Bidang Penyuluhan DKPTHP Sanggau, Minarman Minok menjelaskan, brigade pangan tidak memiliki lahan sendiri untuk dikelola. Program ini dirancang untuk memberdayakan pemuda yang ingin terjun ke sektor pertanian tanpa kepemilikan lahan.
“Brigade pangan ini unik karena anggotanya pemuda usia 19 sampai 39 tahun yang mau bertani, tetapi tidak memiliki lahan sendiri,” ujar Minarman pada Kamis, 30 April 2026.
Keberadaan brigade pangan bertujuan untuk meningkatkan indeks pertanaman di wilayah pertanian. Program ini mendorong pemanfaatan lahan agar dapat ditanami lebih dari satu kali
“Lahan yang digunakan adalah milik petani, sehingga ada mekanisme kerja sama berupa nota kesepahaman antara brigade pangan dan kelompok tani konvensional,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, pemerintah memberikan panduan terkait pola kerja sama dan pembagian hasil. Namun, implementasi di lapangan tetap diserahkan kepada masing-masing kelompok sesuai kesepakatan yang dibuat.
“Hanya lahan yang disepakati saja yang dikelola, dan rata-rata satu brigade pangan mengolah sekitar 150 hingga 250 hektar,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa program brigade pangan diharapkan terus berkembang dengan dukungan berbagai pihak. Dengan keterlibatan pemuda dalam pertanian menjadi kunci untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan sektor pertanian di Kabupaten Sanggau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....