Harga Pangan di Sanggau Melambung, Cabai Tembus 150 Perkilogram
- 24 Sep 2026 21:20 WIB
- Sanggau
RRI.CO.ID, Sanggau - Dinas Perindagkop dan UM Kabupaten Sanggau mencatat kenaikan harga sejumlah komoditas pangan pada pekan keempat September 2026. Pemantauan di Pasar Senggol dan Pasar Sentral pada 21–27 September menunjukkan kenaikan terjadi pada daging ayam, sayuran, cabai, serta sejumlah hasil laut.
“Hasil pantauan kami di minggu keempat bulan ini, tanggal 21-27 September 2026, khususnya di Pasar Senggol dan Pasar Sentral, harga sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan,” kata Kepala Bidang Pasar Disperindagkop dan UM Kabupaten Sanggau, Andy Gustami, Kamis 24 September 2026.
Andy menjelaskan, harga daging ayam ras kini berada di angka Rp48.000 per kilogram atau naik Rp3.000 dari pekan sebelumnya yang mencapai Rp45.000 per kilogram. Pergerakan harga serupa juga terjadi pada berbagai jenis sayuran yang banyak dikonsumsi masyarakat Sanggau.
“Rata-rata sayur mayur yang biasa dikonsumsi masyarakat kita seperti bayam, kacang panjang, sawi, buncis, wortel dan tomat mengalami kenaikan dari Rp2.000 sampai Rp5.000 per kilogram,” ungkapnya.
Komoditas cabai menjadi salah satu bahan pangan yang mengalami kenaikan paling mencolok dalam pemantauan tersebut. Harga cabai rawit merah, cabai besar dan cabai keriting yang sebelumnya sekitar Rp100.000 per kilogram kini bergerak pada kisaran Rp120.000 hingga Rp150.000 per kilogram.
“Cabai rawit merah, cabai besar, cabai keriting naiknya signifikan, mulai dari Rp100 ribu per kilogram menjadi Rp120.000 hingga Rp150.000 per kilogram,” katanya.
Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas hasil laut, terutama udang dan ikan yang tersedia di pasar setempat. Andy menyebut, kondisi tersebut masih dalam batas wajar karena Sanggau bukan wilayah penghasil utama sehingga harga turut dipengaruhi oleh pemasok dari luar daerah.
“Menurut kami kenaikan ini masih wajar mengingat Kabupaten Sanggau bukan daerah penghasil. Artinya, kalau naik ya karena pemasok yang menaikkan, dan masyarakat Sanggau sudah terbiasa dengan kenaikan ini, yang penting barangnya ada,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....