Puasa Bukan Sekadar Lapar Haus, tapi Menjaga Seluruh Anggota Tubuh

  • 13 Mar 2026 08:18 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Puasa sering dipahami sebatas menahan lapar dan haus sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. Padahal dalam ajaran Islam, makna puasa jauh lebih luas dari sekadar menahan diri dari makan dan minum.

Penata Layanan Operasional KUA Kecamatan Parindu, Abusani , mengatakan puasa memiliki makna yang sangat dalam bagi pembentukan karakter umat Islam dan dalam praktiknya, puasa mengajarkan umat Muslim untuk mempuasakan seluruh anggota tubuh. Mata, telinga, lidah, hingga hati dituntut untuk menahan diri dari perbuatan yang tercela dan dibenci oleh Allah SWT.

“Puasa tidak sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga menuntut setiap Muslim mempuasakan seluruh anggota tubuh dari berbagai perbuatan yang dilarang oleh Allah SWT,” ungkap Abusani Dalam Obrolan Mutiara Pagi RRI Entikong, Jumat 13 maret 2026.

Menurutnya, puasa juga menjadi sarana untuk melatih pengendalian diri terhadap perilaku, ucapan, dan pandangan yang tidak sesuai dengan tuntunan syariat. Dengan demikian, ibadah puasa tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga membentuk akhlak dan kepribadian seseorang.

Abusani menjelaskan bahwa menjaga pandangan merupakan salah satu bentuk puasa yang sering diabaikan. Mata harus dijaga dari melihat sesuatu yang tercela, tidak pantas, dan bertentangan dengan nilai-nilai syariat Islam. Hal ini penting agar puasa benar-benar memberikan dampak spiritual yang kuat.

Selain itu, kata Abusani, lidah juga harus dipuasakan dari ucapan yang tidak baik seperti berkata kasar, berbohong, menggunjing, maupun memfitnah. Begitu pula telinga, yang seharusnya dijaga dari mendengarkan hal-hal yang dapat merusak hati dan mengurangi pahala puasa.

“Jika mata, telinga, dan lidah ikut berpuasa, maka puasa kita akan lebih sempurna dan membawa keberkahan dalam kehidupan,” ujarnya.

Abusani menyebut, dengan menjaga seluruh anggota tubuh, ibadah puasa akan menjadi lebih bermakna dan membawa perubahan positif dalam kehidupan sehari-hari. Puasa bukan hanya ritual tahunan, tetapi juga latihan untuk membentuk pribadi yang lebih sabar, jujur, dan berakhlak mulia.

Rekomendasi Berita