Raih Pahala Maksimal dengan Lima Amalan Ramadhan

  • 12 Mar 2026 16:14 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Sepuluh hari terakhir Ramadhan menjadi momentum paling istimewa bagi umat Muslim karena setiap ibadah dan amalan pahalanya dilipatgandakan, sehingga sangat penting untuk memaksimalkan waktu yang tersisa dengan kegiatan yang bermanfaat dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Pada fase terakhir ini, pahala dilipatgandakan dan terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan, yaitu Lailatul Qadar, karena itu banyak ulama menganjurkan agar umat Islam meningkatkan ibadah dan amalan lainnya.

Dai 3T Kementerian Agama RI, Ustadz Agus Riyadi menjelaskan bahwa kesungguhan dan konsistensi dalam beribadah pada periode ini akan membawa keberkahan dunia dan akhirat bagi setiap individu yang melakukannya. Amalan pertama yang sangat dianjurkan adalah shalat malam atau qiyamul lail, karena ini merupakan salah satu ibadah utama yang paling dicontohkan Rasulullah SAW selama bulan Ramadhan, dan umat Muslim disarankan menambah jumlah rakaat serta memperbanyak doa pribadi agar hati lebih tenang dan ikhlas dalam menjalankan ibadah.

“Shalat malam di sepuluh hari terakhir Ramadhan pahalanya berlipat ganda dan menjadi sarana terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT serta menenangkan jiwa yang gelisah,” ungkap Ustadz Agus dalam obrolan Mutiara Pagi RRI Sanggau, Kamis 12 Maret 2026.

Ustadz Agus mengatakan amalan kedua adalah membaca Al-Qur’an secara rutin dengan target khatam atau minimal menambah jumlah juz yang dibaca setiap malam, karena Al-Qur’an merupakan pedoman hidup yang mampu menenangkan hati, memberi bimbingan spiritual, dan menambah pahala jika dibaca dengan pemahaman dan penghayatan yang mendalam. Menurutnya, membaca Al-Qur’an dan merenungi ayat-ayatnya di sepuluh hari terakhir Ramadhan akan memperkuat iman, menenangkan hati, dan memberikan energi positif bagi seluruh aktivitas ibadah kita.

Lebih lanjut Ustadz Agus menjelaskan, amalan ketiga yang tak kalah penting adalah memperbanyak doa dan dzikir, terutama pada malam-malam ganjil yang diyakini sebagai malam Lailatul Qadar, karena waktu ini termasuk mustajab untuk memohon ampunan, keberkahan, dan segala kebutuhan hidup dengan penuh pengharapan kepada Allah SWT. Keempat, memperbanyak sedekah dan amal sosial menjadi amalan yang sangat dianjurkan karena tidak hanya meringankan beban sesama, tetapi juga mendatangkan pahala berlipat dan keberkahan yang tak ternilai, terutama bagi yang melakukannya dengan niat ikhlas tanpa mengharap pujian.

“Memberikan bantuan finansial, makanan, atau perhatian kepada mereka yang membutuhkan di sepuluh hari terakhir Ramadhan akan menambah pahala, membersihkan harta, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT secara nyata,” katanya.

Amalan terakhir yang di sampaikan Ustadz Agus , memperbanyak istighfar dan taubat, di mana setiap individu dianjurkan mengakui kesalahan, memohon ampunan, dan membersihkan hati dari dosa agar dapat menyambut Idul Fitri dengan jiwa yang bersih, tenang, dan siap menerima rahmat Allah SWT. Taubat yang tulus dan memperbanyak istighfar di akhir Ramadhan akan menjadi investasi spiritual yang paling berharga, karena membersihkan hati dari dosa dan menyiapkan diri menghadapi hari kemenangan.

“Kesungguhan, niat ikhlas, dan konsistensi dalam menjalankan amalan akhir Ramadhan akan menentukan seberapa besar keberkahan dan pahala yang diperoleh, serta menyiapkan diri menyambut hari kemenangan dengan penuh kebahagiaan dan ketenangan batin," ucapnya.

Rekomendasi Berita