Ramadan Disebut Bulan Romantis, Lailatul Qadar Jadi Doorprize Bagi Umat

  • 12 Mar 2026 06:41 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Bulan ramadan 1447 Hijriah, menjadi momen bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah dan mempererat hubungan spiritual dengan Allah SWT. Berbagai pandangan dan nasihat mengenai makna Ramadan juga kerap disampaikan oleh para tokoh agama sebagai pengingat bagi umat, untuk senantiasa memanfaatkan bulan penuh berkah ini dengan sebaik-baiknya.

"Bulan suci ramadan adalah bulan paling romantis antara Allah SWT dengan hambanya," kata Ustadz M. Fadhly Akbar dalam Obrolan Tanya Jawab Ustadz di Bulan Ramadan Tauladan, Pro 2 RRI Sanggau, Rabu 12 Maret 2026.

Menurut Fadhly, bulan suci ramadan dikatakan romantis karena di bulan ramadan ini, Allah SWT membukakan pintu rahmat dan juga hidayah bagi hambanya, terutama di sepuluh hari terakhir bulan ramadan. Pintu rahmat ini, Fadly katakan terbuka bagi siapa saja yang ingin memohon ampunan kepada Allah SWT atas dosa-dosa yang telah diperbuat dalam kehidupannya pada bulan-bulan lalu, sebelum ramadan datang.

"Pada bulan suci ramadan, Allah SWT juga menyediakan doorprize bagi umatnya," ujarnya.

Doorprize yang dimaksud adalah malam Lailatul Qadar, bahwa malam ini diyakini oleh seluruh umat Islam sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan. Ia melanjutkan bahwa Allah SWT begitu antusias dalam menerima kehadiran umatnya pada bulan ramadan untuk melakukan berbagai hal baik, dimana pahala dari perbuatan tersebut dilipatgandakan di bulan suci ini.

Namun, Fadhly menyayangkan kondisi saat ini yang sering dilihatnya di lapangan, dimana umat Islam terlihat biasa saja dan banyak yang kurang melakukan persiapan dalam menghadapi bulan suci ramadan. Apalagi, bulan suci ramadan sudah melewati dua puluh hari dan banyak umat justru disibukkan dengan berbagai hal yang bersifat duniawi, dimana sebetulnya tidak terlalu wajib untuk dilakukan.

"Ramadan sudah melewati dua puluh hari, tapi kita malah disibukkan dengan memikirkan baju lebaran, kue lebaran, dan lain sebagainya," ucapnya.

Fadhly menyampaikan bahwa puncak di bulan suci ramadan ada pada sepuluh hari terkahir ini dan disitulah Allah SWT menyediakan kejutan (doorprize) bagi umatnya yang memiliki antusias besar. Oleh sebab itu, Ia berharap dan mengajak seluruh umat Islam untuk lebih bersemangat dan antusias dalam menjalankan ibadah dan perbuatan-perbuatan yang dapat mendatangkan amalan, terutama di sepuluh terkahir bulan ramadan 1447 Hijriah.

Rekomendasi Berita