Bumil Kekurangan Gizi Masih Ada di Sanggau

  • 25 Jun 2026 09:30 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Kasus ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK) masih ditemukan di sejumlah wilayah Kabupaten Sanggau. Kondisi tersebut menjadi perhatian tenaga kesehatan karena dapat berdampak pada kesehatan ibu maupun tumbuh kembang janin apabila tidak segera ditangani.

Ahli Gizi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M. Th. Djaman Sanggau, Dwi Mustika Wati, mengatakan berdasarkan kondisi lapangan saat ini pihaknya masih menemukan ibu hamil yang mengalami KEK di Kabupaten Sanggau. Kondisi tersebut umumnya dipengaruhi oleh kurangnya asupan gizi yang seimbang selama masa kehamilan.

"Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kami masih menemukan ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronis atau KEK di beberapa wilayah Kabupaten Sanggau. Kondisi ini perlu mendapat perhatian bersama karena dapat memengaruhi kesehatan ibu dan janin," kata Dwi Mustika Wati dalam Dialog Sanggau Menyapa RRI Sanggau, Kamis 25 Juni 2026.

Menurutnya, ibu hamil membutuhkan asupan gizi yang cukup dan seimbang untuk mendukung pertumbuhan janin serta menjaga kondisi kesehatan selama kehamilan. Oleh karena itu, edukasi mengenai pola makan sehat dan pemantauan kesehatan secara rutin sangat penting dilakukan.

"Ibu hamil harus memperhatikan kecukupan energi, protein, vitamin, dan mineral selama masa kehamilan. Pemeriksaan rutin di fasilitas kesehatan juga penting agar kondisi ibu dan janin dapat terus dipantau," ujarnya.

Ia menambahkan, upaya pencegahan KEK tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi juga memerlukan dukungan keluarga dan lingkungan sekitar. Keluarga diharapkan dapat membantu memastikan ibu hamil memperoleh makanan bergizi serta istirahat yang cukup.

Dwi berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan gizi selama kehamilan semakin meningkat. Dengan pemenuhan gizi yang baik dan pemeriksaan kesehatan secara berkala, angka ibu hamil yang mengalami KEK di Kabupaten Sanggau diharapkan dapat terus ditekan sehingga kualitas kesehatan ibu dan bayi semakin baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....