Kembali Pola Makan Seimbang Usai Lebaran

  • 27 Mar 2026 23:06 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Pola makan masyarakat cenderung berubah selama perayaan Hari Raya Idulfitri dengan meningkatnya konsumsi makanan tinggi lemak dan santan dalam berbagai hidangan khas Lebaran yang menggugah selera. Kondisi ini perlu segera dikendalikan agar tidak berdampak negatif pada kesehatan tubuh setelah Lebaran dan tidak menimbulkan risiko penyakit.

Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Puskesmas Entikong, Mikael Kurniawan, mengatakan penting bagi masyarakat untuk kembali menerapkan pola makan seimbang setelah Lebaran secara bertahap dan teratur. Hal ini bertujuan untuk menjaga kondisi tubuh tetap sehat, bugar, dan mencegah munculnya berbagai penyakit yang dapat mengganggu aktivitas.

“Kembali ke pola makan seimbang setelah Lebaran penting untuk menurunkan kadar kolesterol dan gula darah serta mengistirahatkan sistem pencernaan,” ungkap Mikael Kurniawan dalam dialog RRI Sanggau Menyapa, Jum’at 27 Maret 2026.

Menurutnya, konsumsi makanan berlemak dan bersantan secara berlebihan selama Lebaran dapat memengaruhi kondisi kesehatan tubuh secara signifikan dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk menyeimbangkan kembali pola makan agar tubuh dapat berfungsi dengan baik dan optimal setiap harinya.

Ia menjelaskan salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah dengan memperbanyak konsumsi serat dari sayur dan buah dalam menu harian secara rutin dan seimbang. Selain itu, masyarakat juga dianjurkan untuk mengurangi asupan makanan tinggi gula, garam, dan lemak demi menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Mikael menambahkan penerapan pola makan sehat juga berperan penting dalam mencegah risiko penyakit seperti kardiovaskular dan diabetes yang kerap muncul akibat pola makan tidak terkontrol. Selain itu, pola makan seimbang juga dapat membantu menstabilkan berat badan setelah peningkatan konsumsi makanan selama Lebaran berlangsung.

“Pola makan yang sehat dan seimbang sangat penting untuk menjaga kebugaran tubuh serta mencegah berbagai penyakit,” katanya.

Mikael berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam mengatur pola makan setelah Lebaran dengan mulai menerapkan gaya hidup sehat secara konsisten dan berkelanjutan. Dengan demikian, kondisi kesehatan tetap terjaga dengan baik dan aktivitas sehari-hari dapat berjalan dengan optimal tanpa kendala berarti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....