Polisi Ungkap Kasus 151 Gram Sabu di Entikong

  • 06 Agt 2026 15:11 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Polsek Entikong mengungkap peredaran sabu seberat 151,76 gram yang diedarkan HM di kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia. Pengungkapan itu kini dikembangkan untuk menelusuri kemungkinan keterlibatan jaringan narkotika lintas wilayah yang beroperasi melalui jalur perbatasan.

Kapolsek Entikong, AKP Donny Sembiring menyampaikan, pelaku diamankan di Jalan Lintas Malindo, Dusun Sontas, Desa Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau tadi malam. Operasi itu merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas peredaran sabu.

“Tadi malam tim kami berhasil mengunkap kasus narkotika, dengan mengamankan seorang pria diduga menjadi pengedar sabu di wilayah Entikong,” kata AKP Donny Sembiring, Kamis 6 Agustus 2026.

Kapolsek mengatakan, informasi dari masyarakat segera ditindaklanjuti melalui penyelidikan tertutup untuk memastikan kebenaran laporan, personel melakukan pemantauan dan penyergapan di lokasi yang telah dipetakan. Saat operasi berlangsung, petugas menghentikan seorang pria yang dicurigai, dan pemeriksaan terhadap kendaraan dan barang bawaan pelaku menemukan sebuah plastik makanan ringan berisi satu bungkusan mencurigakan.

“Jadi tim kami memeriksa terduga pelaku, serta mendapati barang bukti diduga narkoba jenis sabu, pelaku lansung diamankan ke mapolsek bersama sejumlah barang bukti lainya,” ujarnya.

Saat ini, kata Donny, penanganan perkara telah dikoordinasikan dengan Satuan Reserse Narkoba Polres Sanggau untuk proses penyidikan. Penyidik akan melakukan pengujian laboratorium terhadap barang bukti guna memastikan kandungannya, sekaligus melengkapi alat bukti untuk proses hukum selanjutnya.

"Tim Polsek Entikong terus mengembangkan penyelidikan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan peredaran narkotika yang lebih luas. Pendalaman dilakukan terhadap asal-usul barang, jalur distribusi, hingga pihak-pihak yang diduga terlibat dalam pemasokan maupun peredaran sabu di kawasan perbatasan," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....