Tak Hanya untuk Lomba, Bahasa Arab Jadi Bekal Masa Depan Anak Muda

  • 19 Sep 2026 19:58 WIB
  •  Sanggau

RRI.CO.ID, Sanggau - Bahasa Arab tidak hanya dapat menjadi modal untuk memenangkan kompetisi, tetapi juga membuka ruang yang lebih luas bagi anak muda untuk mengembangkan kemampuan dan mempersiapkan masa depan. Bagi Nayla Zakiyatil Fikriyah, peraih Juara 1 Olimpiade Bahasa Arab Tingkat Provinsi Kalimantan Barat 2025, penguasaan bahasa tersebut dapat menjadi bekal untuk berkomunikasi, melanjutkan pendidikan, hingga memahami Al-Qur'an dengan lebih mendalam.

Siswi kelas 10 Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak tersebut menilai Bahasa Arab memiliki manfaat yang dapat dirasakan jauh melampaui ajang perlombaan. Kemampuan tersebut menurutnya dapat menjadi salah satu keterampilan yang mendukung perjalanan pendidikan dan pengembangan diri generasi muda.

“Manfaat belajar bahasa Arab itu pasti ada. Di antaranya itu kita jadi bisa berkomunikasi menggunakan bahasa Arab dan untuk anak muda yang ingin mengambil pendidikan di negeri Arab, bahasa Arab itu sangat berperan penting untuk mereka,” ujar Nayla dalam Obrolan Sore Ceria RRI Pro 2 Sanggau, Sabtu, 19 September 2026.

Menurut Nayla, kemampuan berbahasa Arab dapat memberikan bekal tersendiri bagi pelajar yang memiliki cita-cita melanjutkan pendidikan ke negara-negara Arab. Ia sendiri belum menetapkan secara pasti pilihan pendidikan setelah menyelesaikan sekolah menengah, tetapi tidak menutup kemungkinan untuk melanjutkan studi ke luar negeri.

“Pentingnya lagi bahasa Arab itu adalah bahasa Al Quran,” ungkap Nayla.

Selain menjadi sarana komunikasi dan bekal pendidikan, Bahasa Arab juga memiliki keterkaitan erat dengan kemampuan memahami kandungan Al Quran. Nayla yang juga memiliki prestasi di bidang Al Quran dan hafalan merasakan bahwa kemampuan Bahasa Arab dapat membantu seseorang memahami makna bacaan yang dipelajari dengan lebih baik.

“Bahasa Arab itu adalah bahasa Al Quran, jadi pastinya saat kita membaca Al Quran itu lebih memahami kandungan Al Quran yang kita baca,” kata Nayla.

Bagi Nayla, mempelajari Bahasa Arab sejak usia sekolah dapat menjadi bentuk persiapan untuk menghadapi berbagai kemungkinan di masa depan. Kemampuan tersebut tidak harus langsung diarahkan pada satu profesi atau tujuan tertentu, karena keterampilan yang dibangun sejak dini dapat menjadi modal ketika seseorang menemukan kesempatan pendidikan maupun pengembangan diri di kemudian hari.

Ia berharap, anak muda tidak memandang Bahasa Arab hanya sebagai mata pelajaran atau materi perlombaan, tetapi melihatnya sebagai kemampuan yang dapat memberikan manfaat jangka panjang. Dengan kemauan untuk belajar, Bahasa Arab diharapkan dapat menjadi salah satu bekal generasi muda untuk memperluas wawasan, memperdalam pemahaman agama, serta membuka peluang pendidikan di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....