Berawal dari Sulitnya Mencari Hampers, Berubah Jadi Peluang Usaha

  • 11 Mar 2026 22:09 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Di tengah meningkatnya tren berbagi hadiah pada momen Ramadan dan hari raya, bisnis hampers atau parcel kini berkembang menjadi salah satu peluang usaha kreatif yang semakin diminati masyarakat. Beragam paket hadiah dengan kemasan menarik dan isi yang beragam membuat hampers menjadi pilihan praktis sekaligus berkesan untuk diberikan kepada keluarga, sahabat, hingga rekan kerja.

Di balik berkembangnya bisnis tersebut, terdapat kisah inspiratif dari pelaku usaha yang memulai langkahnya dari pengalaman sederhana. Owner Hampersspontianak, Siti Maryati, mengaku usaha yang kini ia jalankan berawal dari kesulitan pribadi ketika mencari hampers untuk diberikan kepada keluarga.

“Awalnya sekitar dua tahun lalu saya kesulitan mencari hampers di Pontianak untuk diberikan kepada keluarga, dari situ saya mencoba membuat sendiri dan ternyata setelah diposting di media sosial banyak yang tertarik untuk memesan,” ungkap Siti dalam Obrolan Sore Ceria Pro 2 RRI Sanggau, Selasa 10 Maret 2026.

Ia menjelaskan bahwa dari percobaan sederhana tersebut, respons masyarakat ternyata cukup positif terlihat dari banyaknya orang yang tertarik dengan konsep hampers yang ia buat. Hal ini disebabkan tampilannya dinilai unik dan berbeda, yang mendorongnya untuk mulai serius mengembangkan usaha hampers sebagai peluang bisnis.

“Saat awal memulai sebenarnya saya mengajak beberapa teman untuk menjalankan usaha ini bersama. Tetapi akhirnya usaha ini berjalan sendiri dan Alhamdulillah ternyata banyak yang menyukai hampers yang kami buat,” ujarnya.

Menurutnya, perkembangan teknologi dan media sosial turut membantu memperkenalkan produk hampers kepada masyarakat yang lebih luas. Melalui platform digital, ia dapat mempromosikan berbagai desain hampers sekaligus menerima pesanan dari pelanggan dengan lebih mudah.

Siti mengatakan minat masyarakat terhadap hampers cenderung meningkat pada momen-momen tertentu, terutama menjelang Ramadan dan Hari Raya Idulfitri. Pada periode tersebut, permintaan bisa meningkat secara signifikan karena banyak orang ingin berbagi hadiah kepada orang-orang terdekat.

“Ketika mendekati Ramadan atau hari besar lainnya, permintaan hampers biasanya meningkat cukup drastis. Bahkan satu orang pelanggan bisa memesan belasan hingga puluhan hampers sekaligus,” katanya.

Ia mengakui bahwa setiap hampers yang dibuat tidak hanya sekadar dikemas sebagai hadiah, tetapi juga dirancang dengan memperhatikan estetika dan kesan personal bagi penerimanya. Oleh karena itu, proses pembuatan hampers memerlukan kreativitas, ketelitian, serta kesabaran agar hasil akhirnya terlihat menarik dan bernilai.

Siti berharap usaha hampers yang ia jalankan dapat terus berkembang sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berani memulai usaha dari peluang sederhana di sekitar mereka. Menurutnya, ide bisnis sering kali muncul dari pengalaman sehari-hari, selama seseorang berani mencoba dan konsisten menjalankannya.

Rekomendasi Berita