Puluhan UMKM Ramaikan Festival Kuliner Ramadan Perdana Sanggau
- 27 Feb 2026 20:31 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Festival Kuliner Takjil Ramadan resmi diluncurkan oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Sanggau di kawasan Istana Surya Negara (Muara Kantu) pada Jumat, 27 Februari 2026. Kegiatan perdana ini menjadi langkah awal pemerintah daerah untuk memperkuat ekonomi pelaku UMKM sekaligus menyediakan pusat kuliner Ramadan yang terpusat bagi masyarakat.
“Pemerintah Daerah melalui Disporapar bersama Pokdarwis Muara Kantuk berinisiatif menggelar Festival Kuliner Takjil Ramadan 1447 Hijriah, dan ini merupakan tahun pertama pelaksanaannya. Pemerintah Kabupaten Sanggau tentu mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan manfaat bagi Masyarakat,” kata Shopiar Juliansyah, Kepala Staf Ahli Bupati Sanggau Bidang Kemasyarakatan dan SDM saat mewakili Bupati Sanggau.
Menurutnya, festival ini tidak hanya menjadi pusat kuliner, tetapi juga ruang sosial yang mempererat kebersamaan warga dari berbagai latar belakang. Masyarakat dari beragam etnis dan agama tampak berbaur dan memanfaatkan momen Ramadan untuk memperkuat silaturahmi.
“Kalau kita lihat, masyarakat berkumpul dan saling berinteraksi, bahkan ada yang kembali bertemu setelah lama tidak berjumpa. Ini menjadi ruang kebersamaan sekaligus sarana berbagi pesan kebaikan di bulan Ramadan,” ujarnya.
Selain nilai sosial, kegiatan ini juga memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha lokal yang terlibat. Pada tahun pertama, sebanyak 37 pelaku UMKM ikut meramaikan festival dengan berbagai pilihan kuliner takjil.
“Dengan banyaknya masyarakat yang datang dan membeli, tentu pendapatan para pelaku UMKM ikut meningkat. Ke depan, kami berharap jumlah peserta tidak hanya 37, tetapi bisa berkembang hingga ratusan pelaku usaha,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Sanggau menilai konsep festival yang terpusat memudahkan masyarakat dalam berbelanja berbagai kebutuhan berbuka dalam satu lokasi. Ke depan, kegiatan ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat identitas kuliner daerah.