Tiga Penyebab Inflasi yakin Permintaan, Penawaran, dan Gangguan Supply
- 11 Mar 2026 19:47 WIB
- Entikong
RRI.CO.ID, Entikong - Inflasi terus menjadi sorotan karena dampaknya langsung terasa dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Kenaikan harga barang dan jasa tidak hanya menekan daya beli, tetapi juga memengaruhi stabilitas perekonomian secara keseluruhan.
Menurut Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura Farah Juniati Meutianingrum, inflasi secara umum dapat disebabkan oleh tiga hal utama. Dimana faktor dari hasil kajian penyebabnya yaitu meningkatnya permintaan, terbatasnya penawaran, serta gangguan pada sisi supply atau pasokan barang di pasar.
“Ketika permintaan masyarakat terhadap barang dan jasa meningkat secara signifikan sementara jumlah barang yang tersedia terbatas, maka harga akan terdorong naik dan terjadilah inflasi,” kata Farah dalam Obrolan Inflasi dan Investasi RRI Entikong, Rabu 11 Maret 2026.
Penyebab pertama adalah inflasi yang dipicu oleh permintaan atau demand pull inflation. Kondisi ini terjadi ketika masyarakat memiliki daya beli tinggi sehingga permintaan terhadap berbagai produk meningkat. Ketika produsen tidak mampu memenuhi lonjakan permintaan tersebut dengan cepat, harga barang akan naik.
Selain itu, inflasi juga dapat terjadi akibat faktor penawaran atau cost push inflation, hal ini biasanya dipicu oleh kenaikan biaya produksi seperti bahan baku, energi, atau upah tenaga kerja. Ketika biaya produksi meningkat, produsen cenderung menaikkan harga jual untuk menjaga keuntungan.
“Inflasi juga bisa terjadi karena gangguan pada rantai pasokan atau supply, misalnya distribusi yang terhambat, kelangkaan bahan baku, atau gangguan logistik sehingga barang di pasar menjadi terbatas,” kata Farah.
Farah menyampaikan dengan memahami penyebab inflasi dari sisi permintaan, penawaran, dan supply, masyarakat diharapkan dapat lebih memahami dinamika ekonomi yang terjadi. Para ahli menilai bahwa kebijakan pemerintah yang tepat serta pengelolaan distribusi barang yang baik menjadi kunci untuk menjaga stabilitas harga di pasar.