Ekspor BUMDes Entikong Lesu saat Ramadan

  • 26 Feb 2026 18:36 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Aktivitas ekspor yang dilakukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, mengalami penurunan selama bulan Ramadan. Kondisi ini berbeda dengan hari-hari biasa, di mana volume pengiriman komoditas pertanian cenderung meningkat, terutama untuk memenuhi permintaan pasar di perbatasan Malaysia.

Manager Ekspor Impor BUMDes Entikong, Sabinus mengatakan, penurunan ini mulai terasa sejak awal Ramadan. Menurutnya, beberapa komoditas yang biasanya dikirim dalam jumlah besar kini mengalami pengurangan volume.

“Selama Ramadhan ini memang ada sedikit penurunan aktivitas ekspor dibandingkan hari biasa,” ujar Sabinus, Kamis 26 Februari 2026.

Sabinus menjelaskan, penurunan tersebut terutama terjadi pada komoditas sayur mayur dan buah-buahan. Permintaan dari pihak pembeli di Malaysia mengalami penyesuaian, sehingga jumlah pengiriman tidak sebanyak sebelumnya.

“Komoditas yang paling terdampak adalah sayur mayur dan beberapa jenis buah yang biasanya rutin dikirim,” jelasnya.

Meski demikian, Sabinus menyebut, pengiriman komoditas buah masih tetap berjalan, khususnya buah salak yang menjadi salah satu produk unggulan. Untuk buah salak, tambahnya, pengiriman masih dilakukan dengan volume sekitar 500 kilogram hingga 1 ton per pengiriman dengan frekuensi tiga kali dalam seminggu.

Selain salak, komoditas semangka juga masih menjadi salah satu produk yang rutin diekspor ke Malaysia. Volume pengiriman semangka berkisar antara 1 ton hingga 1,5 ton setiap kali pengiriman, meskipun jumlahnya tidak sebanyak periode sebelum Ramadan.

“Semangka juga masih dikirim, dengan volume rata-rata 1 ton sampai 1,5 ton,” ucap Sabinus.

Rekomendasi Berita