Mengenal Skena, Istilah Gaul Anak Muda

  • 13 Mar 2024 19:07 WIB
  •  Entikong

KBRN, Entikong: Istilah skena kerap meramaikan jagat media sosial beberapa waktu terakhir. Tak heran, jika skena menjadi kata yang paling banyak dicari di mesin pencarian Google.

Meskipun tidak terdaftar dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), skena telah menjadi topik hangat di berbagai platform digital. Kata ini merupakan padanan tidak resmi dari kata bahasa Inggris "scene," yang biasanya digunakan dalam konteks komunitas seni yang tidak konvensional.

Asal-usul kata skena sendiri dapat ditelusuri kembali ke sekitar tahun 1940-an. Dalam bahasa gaul, skena merupakan singkatan dari Sua, cengKErama, dan kelaNA.

Arti dari akronim ini menggambarkan sebuah kelompok orang yang bertemu untuk berbicara, bercanda, dan menjalani perjalanan tanpa tujuan yang pasti. Namun, di platform media sosial seperti TikTok, definisi skena agak berbeda.

Di sini, skena merujuk pada individu yang memiliki gaya pakaian khas dan minat terhadap musik underground. Mereka sering terlihat mengenakan kaos oversize dengan print-an kata-kata bijak atau logo, serta sepatu docmart dengan banyak stiker.

Meskipun skena memiliki konotasi negatif di media sosial, dalam konteks umumnya, istilah ini tidaklah merujuk pada hal-hal yang buruk. Setiap komunitas memiliki potensi untuk meningkatkan pengetahuan dan pengalaman dari setiap anggotanya.

Tren kata skena menunjukkan minat yang meningkat terhadap subkultur dan keberagaman dalam komunitas online di Indonesia. Hal ini mencerminkan dinamika sosial dan budaya yang terus berkembang di era digital ini.

Rekomendasi Berita