Memahami Qada dan Qadar Membentuk Sikap Tenang dan Bersyukur
- 05 Okt 2026 11:48 WIB
- Sanggau
RRI.CO.ID, Sanggau – Memahami qada dan qadar dalam ajaran Islam menjadi bagian penting dalam membentuk sikap seorang Muslim ketika menghadapi berbagai keadaan kehidupan. Keyakinan terhadap ketetapan Allah SWT dapat menjadi landasan untuk tetap tenang, sabar, dan tidak berlebihan dalam menghadapi keberhasilan maupun ujian.
Pelaksana Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Balai, Ahmad Sahli, mengatakan pemahaman terhadap qada dan qadar dapat memberikan ketenangan sekaligus membangun ketabahan dalam menghadapi persoalan kehidupan. Menurutnya, seseorang yang meyakini adanya ketetapan Allah SWT akan lebih mampu menerima setiap peristiwa dengan tetap berusaha dan tidak mudah larut dalam kesedihan.
“Memahami qada dan qadar menumbuhkan ketenangan dalam menghadapi ujian. Menurutnya, keyakinan terhadap ketetapan Allah SWT membuat seorang Muslim lebih sabar, tabah, dan tidak mudah larut dalam kesedihan ketika menghadapi berbagai persoalan kehidupan,” kata Ahmad Sahli, Pelaksana KUA kecamatan Balai, dalam obrolan Mutiara Pagi RRI Sanggau, Senin, 5 Oktober 2026.
Ia menjelaskan, selain menghadirkan ketenangan, keimanan terhadap qada dan qadar juga dapat meningkatkan kepercayaan seorang Muslim kepada Allah SWT. Keyakinan tersebut mendorong seseorang untuk tetap berikhtiar, berdoa, dan menyerahkan hasil akhirnya kepada Allah SWT setelah melakukan usaha secara maksimal.
| Baca juga: Menumbuhkan Syukur dan Sabar Sehari-hari |
“Menurutnya, memahami ketentuan Allah SWT membuat seorang Muslim lebih tenang dalam menghadapi ujian, tetap berikhtiar, serta menyerahkan hasil terbaik kepada-Nya,” katanya.
Menurut Sahli pemahaman terhadap qada dan qadar juga mendorong tumbuhnya rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari, baik ketika memperoleh nikmat maupun saat menghadapi keadaan yang tidak sesuai harapan. Sikap syukur membuat seseorang mampu melihat setiap keadaan sebagai bagian dari ketetapan Allah SWT yang dapat menjadi pelajaran untuk memperbaiki diri dan meningkatkan keimanan.
“Memahami takdir mengajarkan kita untuk selalu bersyukur. Rasa syukur perlu tetap dijaga dalam setiap keadaan, baik ketika menerima nikmat maupun saat menghadapi ujian, karena setiap ketetapan Allah SWT mengandung hikmah yang dapat menjadi pelajaran dalam kehidupan, “ungkapnya.
Hikmah berikutnya ditegaskan Sahli, adalah membantu mengurangi rasa takut dan kekhawatiran yang berlebihan ketika menghadapi masa depan maupun persoalan yang belum diketahui hasilnya. Dengan tetap berikhtiar dan memperkuat tawakal kepada Allah SWT, seorang Muslim diharapkan mampu menjalani kehidupan dengan lebih tenang, sabar, optimistis, dan penuh keyakinan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....