Kekeringan Mengajarkan Iman dan Kepedulian
- 17 Sep 2026 08:45 WIB
- Sanggau
RRI.CO.ID, Sanggau - Musibah kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah dapat menjadi pengingat bagi umat Islam untuk meningkatkan keimanan dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT. Kondisi tersebut juga mengajarkan manusia untuk lebih bersyukur atas nikmat air yang diberikan serta menjaga lingkungan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap amanah Allah SWT.
Pelaksana KUA Kecamatan Bonti, Muspriadi, dalam Obrolan program Mutiara Pagi Islam di RRI Sanggau, Kamis 17 September 2026 mengatakan musibah kekeringan dapat diambil hikmahnya dengan meningkatkan kesadaran untuk selalu bersyukur dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Menurutnya, setiap musibah sebaiknya menjadi bahan renungan agar manusia dapat memperbaiki diri dan semakin memahami pentingnya menjaga nikmat yang telah diberikan.
“Musibah kekeringan mengingatkan kita untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak doa, dan bersyukur atas nikmat air yang diberikan Allah SWT,” ungkap Muspriadi.
Ia menjelaskan, air merupakan salah satu kebutuhan penting dalam kehidupan manusia, baik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun menjalankan ibadah. Karena itu, umat Islam perlu menggunakan air secara bijak dan menghindari perilaku boros sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat Allah SWT.
Menurutnya, menghadapi musibah kekeringan tidak cukup hanya dengan berdoa, tetapi juga perlu disertai ikhtiar dan tindakan nyata untuk mengurangi dampak yang dirasakan masyarakat. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui penghematan air, menjaga sumber air, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Ia menambahkan, kondisi kekeringan juga menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial, terutama kepada masyarakat yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih. Sikap saling membantu dan berbagi dengan sesama merupakan bagian dari ajaran Islam yang dapat meringankan beban masyarakat terdampak.
“Melalui musibah kekeringan, umat Islam diajak memperbaiki diri, menjaga lingkungan, dan membantu sesama yang mengalami kesulitan,” katanya.
Muspriadi berharap masyarakat menjadikan musibah kekeringan sebagai kesempatan untuk melakukan introspeksi dan meningkatkan rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari. Dengan memperkuat keimanan, memperbanyak doa, menjaga lingkungan, dan membangun kepedulian sosial, umat Islam diharapkan mampu menghadapi musibah dengan sikap sabar, bijaksana, dan penuh tanggung jawab.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....