Kelola Konflik Demi Keharmonisan Keluarga

  • 07 Mei 2026 20:51 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Konflik dalam keluarga merupakan hal yang dapat terjadi dalam kehidupan sehari-hari dan dialami oleh banyak rumah tangga di berbagai lingkungan masyarakat. Namun, setiap permasalahan yang muncul perlu disikapi dengan bijak dan penuh kesabaran agar tidak menimbulkan perpecahan maupun hubungan yang semakin renggang antar anggota keluarga.

Penyuluh Agama Islam Kecamatan Tayan Hilir, Sri Sartika, dalam program Obrolan Mutiara Pagi Islam di RRI Entikong, Kamis 7 Mei 2026 mengatakan konflik keluarga dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti perbedaan pendapat, kurangnya komunikasi, hingga persoalan ekonomi dalam kehidupan rumah tangga. Oleh karena itu, diperlukan sikap saling memahami, menghargai, dan keterbukaan agar masalah dapat diselesaikan dengan baik tanpa memperburuk keadaan yang sedang dihadapi.

“Mengelola konflik keluarga memerlukan komunikasi yang baik, sikap saling memahami, serta kemampuan mengendalikan emosi agar permasalahan dapat diselesaikan secara bijak dan tidak berlarut-larut,” ungkap Sri.

Menurutnya, komunikasi yang terbuka menjadi salah satu kunci utama dalam menjaga keharmonisan keluarga di tengah berbagai persoalan kehidupan yang terus berkembang. Dengan komunikasi yang baik dan saling mendengarkan, setiap anggota keluarga dapat menyampaikan pendapat dan perasaan tanpa menimbulkan kesalahpahaman yang berkepanjangan.

Ia menjelaskan kemampuan mengendalikan emosi juga sangat penting ketika menghadapi konflik dalam rumah tangga maupun hubungan keluarga lainnya yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Sikap tenang, sabar, dan tidak mudah terpancing emosi akan membantu proses penyelesaian masalah menjadi lebih baik dan penuh pertimbangan yang matang.

Sri menambahkan sikap saling menghargai serta mencari solusi bersama dapat memperkuat hubungan dalam keluarga secara lebih harmonis dan berkelanjutan. Nilai kebersamaan, kepedulian, dan rasa saling memahami antar anggota keluarga menjadi pondasi penting dalam menciptakan suasana rumah yang harmonis dan penuh kasih sayang.

“Dengan menjaga keharmonisan, saling menghargai, dan mencari solusi bersama, hubungan dalam keluarga dapat tetap harmonis, hangat, dan penuh kasih sayang,” katanya.

Sri berharap masyarakat dapat lebih bijak dan dewasa dalam menghadapi setiap konflik keluarga yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan rumah tangga masing-masing. Dengan demikian, hubungan antar anggota keluarga dapat tetap terjaga dengan baik serta menciptakan lingkungan rumah tangga yang damai, harmonis, dan penuh kebersamaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....