Jangan Nekat Naik Gunung, Ini Pentingnya Latihan Fisik sebelum Mendaki

  • 20 Apr 2026 09:34 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong - Mendaki gunung bukan sekadar aktivitas rekreasi untuk melepas penat, melainkan sebuah kegiatan yang menuntut kesiapan fisik dan mental secara menyeluruh. Tanpa persiapan yang matang, berbagai risiko seperti cedera, kelelahan ekstrem, hingga kondisi darurat dapat mengintai para pendaki, terutama bagi mereka yang masih pemula dan minim pengalaman.

Anggota Kelompok Pecinta Alam Explore Borneo Kubu Raya, Gustiar, menyatakan bahwa latihan fisik merupakan aspek mendasar yang tidak boleh diabaikan sebelum melakukan pendakian. Tidak sedikit pendaki yang terbawa euforia dan semangat berlebih, namun justru melupakan kesiapan tubuh sebagai faktor utama dalam menunjang keselamatan.

"Sangat perlu latihan fisik biar kuat saat mendaki dan tidak kaget di jalur. Minimal jogging atau olahraga ringan secara rutin sebelum naik gunung," ungkap Gustiar dalam Obrolan Sore Ceria Pro 2 RRI Sanggau, Sabtu 18 April 2026.

Gustiar menjelaskan bahwa latihan fisik berperan penting dalam membantu tubuh beradaptasi dengan kondisi medan yang berat dan menantang. Otot yang telah terbiasa dilatih secara rutin akan lebih siap menghadapi tekanan selama pendakian, sehingga mampu meminimalisir risiko cedera di lapangan.

"Kalau tidak latihan, nanti badan kaget dan bisa cedera. Apalagi kalau langsung naik tanpa persiapan, itu sangat berbahaya," katanya.

Menurut Agus, idealnya latihan fisik mulai dilakukan setidaknya satu minggu sebelum pendakian agar tubuh memiliki waktu beradaptasi secara bertahap. Durasi latihan tidak harus panjang, namun konsistensi menjadi kunci utama untuk memperoleh hasil yang optimal dan menjaga kondisi tubuh tetap prima.

"Latihan 30 menit setiap hari sudah cukup, yang penting rutin. Itu membantu tubuh lebih siap saat naik gunung," jelasnya.

Ia mengungkapkan bahwa selain kesiapan fisik, aspek mental serta kelengkapan perlengkapan pendakian juga harus dipersiapkan secara matang dan tidak boleh diabaikan. Kombinasi antara fisik yang kuat, mental yang stabil, dan peralatan yang memadai menjadi faktor utama dalam menciptakan pengalaman pendakian yang aman, nyaman, serta minim risiko.

Agus mengingatkan para pendaki agar tidak meremehkan pentingnya persiapan sebelum melakukan perjalanan menuju alam bebas. Ia berharap setiap pendaki dapat menikmati keindahan alam dengan kondisi tubuh yang prima, kesiapan yang utuh, serta tetap menjunjung tinggi prinsip keselamatan sebagai prioritas utama.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....