SDN 01 Balai Karangan Upayakan Sekolah Ramah Anak Inklusi

  • 07 Mar 2026 15:36 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, EntikongSekolah inklusi kini semakin diperhatikan agar memberikan lingkungan belajar yang kondusif bagi anak berkebutuhan khusus. SDN 01 Balai Karangan Kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggau terus berupaya menciptakan fasilitas yang nyaman dan aman, mulai dari kelas hingga halaman sekolah, sehingga setiap anak dapat belajar dengan maksimal.

Guru Kelas Inklusi SDN 01 Balai Karangan Nur Kholimah mengungkapkan, saat ini, sekolah fokus menata kelas nyaman yaitu satu anak, satu meja, satu kursi agar belajar lebih efektif,sehingga membuat anak lebih mudah bergerak dan guru juga mudah mendekatkan siswa nya. Halaman dibuat luas dan datar, serta pintu gerbang selalu tertutup, menjamin keselamatan anak berkebutuhan khusus setiap saat.

“Lingkungan sekolah yang aman dan nyaman membantu anak inklusi merasa tenang, percaya diri, dan lebih semangat mengikuti proses belajar setiap hari,” ungkap Nur Kholimah, dalam Obrolan Ruang Disabilitas dan Inklusi RRI Entikong, Sabtu 7 Maret 2026.

Selain fasilitas fisik, sekolah juga menekankan metode pembelajaran inklusif dengan guru yang siap mendampingi anak secara individual sesuai kebutuhan. Anak belajar bersama teman-temannya di kelas yang sama, namun tetap mendapatkan perhatian khusus agar proses belajar berjalan lebih optimal dan bermakna.

Menurut Nur, interaksi sosial anak juga menjadi perhatian, dengan menanamkan sikap saling menghargai perbedaan dan bekerja sama dalam kelompok. Melalui kegiatan ekstrakurikuler yang inklusif, anak berkebutuhan khusus dapat ikut berpartisipasi sehingga merasa diterima, percaya diri, dan tidak tertinggal dari teman-temannya.

Sekolah rutin mengevaluasi fasilitas dan metode belajar. Masukan dari guru, orang tua, dan siswa digunakan untuk memperbaiki kelas, halaman, dan prosedur keamanan, sehingga lingkungan sekolah tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi anak inklusi.

“Setiap detail di lingkungan sekolah harus dirancang aman dan nyaman agar anak inklusi dapat belajar, bergerak, dan beraktivitas dengan tenang serta percaya diri,” ujarnya.

Upaya yang dilakukan SDN 01 Balai Karangan diakui Nur, membuktikan bahwa menciptakan sekolah ramah anak inklusi membutuhkan perhatian penuh terhadap kenyamanan dan keamanan. Dengan kelas yang nyaman, halaman datar, dan pintu gerbang aman, anak berkebutuhan khusus dapat belajar dengan tenang dan tumbuh lebih percaya diri.

Rekomendasi Berita