Panen Jagung Polsek Sekayam Tembus 14 Ton Per Hektare

  • 05 Agt 2026 21:21 WIB
  •  Entikong

RRI.CO.ID, Entikong – Program ketahanan pangan yang digerakan jajaran Polres Sanggau untuk Asta Cita Presiden kembali menunjukkan hasil dikawasan perbatasan. Demplot jagung hibrida seluas dua hektare di lahan Kelompok Tani binaan Polsek Sekayam, di Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, mencatat estimasi hasil panen 28,12 ton dengan produktivitas mencapai 14,06 ton per hektare.

Kapolsek Sekayam, AKP Sutikno mengungkapkan, capaian tersebut diperoleh dari panen jagung hibrida kuartal II Tahun 2026 yang dilaksanakan di lahan demplot Dusun Kenaman, Desa Kenaman. Menurutnya, hasil panen itu menjadi gambaran awal optimalisasi lahan dan penerapan budidaya yang tepat mampu meningkatkan produksi pangan, sekaligus memperkuat upaya pemerintah menuju swasembada pangan.

“Panen dari demplot jagung hibrida seluas dua hektare Kuartal II Tahun 2026, di Desa Kenaman, kali ini cukup memuaskan, dan ubinannya sangat berisi,” kata AKP Sutikno, Rabu 5 Agustus 2026.

Ia menyampaikan, estimasi hasil panen diperoleh melalui metode ubinan yang dilakukan bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Kenaman, dua sampel ubinan menghasilkan 9,525 kilogram dan 8,050 kilogram, yang kemudian dikonversi menjadi estimasi produktivitas sekitar 14,06 ton per hektare. Dengan luas tanam dua hektare, total produksi diperkirakan mencapai 28,12 ton jagung hibrida.

Kapolsek Sekayam, AKP Sutikno bersama Poktan dan petugas PPL Pertanian melaksanakan panen jagung hibrida kuartal II Tahun 2026 di lahan demplot Dusun Kenaman, Desa Kenaman, Rabu 5 Agustus 2026. (Foto: Dok. Polres Sanggau).

Kapolsek mengatakan, keberhasilan panen tersebut merupakan hasil pendampingan intensif sejak masa tanam pada 10 April 2026 hingga memasuki masa panen. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari besarnya hasil produksi, tetapi juga dari terbangunnya kolaborasi antara aparat, penyuluh pertanian, dan masyarakat dalam mengelola lahan produktif.

"Hasil demplot jagung kuartal II ini membuktikan bahwa lahan yang dikelola dengan baik mampu menghasilkan produktivitas tinggi. Harapannya, keberhasilan ini dapat menjadi contoh sekaligus mendorong masyarakat untuk semakin optimal memanfaatkan lahan pertanian," ujarnya.

Sutikno memyampaikan, selanjutnya akan di lakukan pemanenan menyeluruh pada tanaman jagung dilahan seluas dua hektar. Jagung yang di panen akan melalu proses pipilan dan pengeringan, setelah itu baru di kirim ke Bulog Sanggau.

“Kita lakukan pendampingan intensif dengan penyuluh pertanian, dan terjun langsung untuk setiap tahap dari pengolahan lahan, penanaman dan pemeliharan,” ungkapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....