Amalan Sepuluh Malam Terakhir Ramadan Dianjurkan Ulama

  • 13 Mar 2026 14:54 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende – Umat Islam dianjurkan memperbanyak amalan pada sepuluh malam terakhir Ramadan sebagai upaya meraih keberkahan Lailatul Qadar. Berbagai amalan tersebut diyakini dapat meningkatkan kualitas ibadah sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Penyuluh Agama Islam Fungsional Kementerian Agama Kabupaten Ende, Fhatur Rachman Ola, S.Sos mengatakan sepuluh malam terakhir Ramadan memiliki keutamaan tersendiri dalam ajaran Islam. Pada periode ini umat Islam dianjurkan meningkatkan ibadah untuk meraih kemuliaan malam Lailatul Qadar.

Menurutnya, salah satu amalan yang dianjurkan adalah iktikaf di masjid. Iktikaf dilakukan dengan berdiam diri di masjid sambil memperbanyak zikir, doa, serta berbagai bentuk ibadah lainnya.

“Iktikaf adalah berdiam diri di masjid dengan niat ibadah.

Biasanya dilakukan pada sepuluh malam terakhir Ramadan sebagai upaya menanti datangnya Lailatul Qadar,” kata Fhatur Rachman dalam dialog Ramadan di RRI Ende, Rab, 11 Maret 2026.

Selain iktikaf, umat Islam juga dianjurkan melaksanakan salat malam seperti tarawih, tahajud, dan witir. Ibadah tersebut dapat dilakukan sejak selesai salat tarawih hingga menjelang waktu subuh.

Ia juga mendorong umat Islam untuk memperbanyak membaca Al-Qur’an dan memanjatkan doa.

Salah satu doa yang dianjurkan Rasulullah SAW adalah memohon ampunan kepada Allah SWT.

“Doa yang sering dianjurkan adalah Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni, yang artinya Ya Allah Engkau Maha Pemaaf dan menyukai pemaafan, maka maafkanlah aku,” ujarnya.

Fhatur Rachman berharap semangat beribadah selama Ramadan dapat terus dipertahankan setelah bulan suci berakhir. Konsistensi dalam melakukan amalan kecil secara terus-menerus dinilai lebih baik dibanding ibadah besar yang hanya dilakukan sesekali.

Rekomendasi Berita