Dawam : Dari Kru Sound ke Event Planner
- 08 Mar 2026 16:32 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Labuan Bajo – Perjalanan Dawam di dunia event tidak dimulai dari panggung besar. Ia memulainya dari pekerjaan paling dasar sebagai kru lapangan yang memikul peralatan dan merakit perangkat sound system.
Kisah tersebut ia bagikan dalam program Zona Edukasi RRI Labuan Bajo bertema “Dari Ide ke Panggung: Dunia Event Planner.” Dawam kini dikenal sebagai praktisi event planner yang kerap mengelola berbagai acara berskala besar.
Awalnya, ketertarikannya pada dunia teknis acara muncul ketika ia aktif bermain band. Ia sering merasa kualitas suara di panggung tidak sesuai harapan, sehingga memutuskan belajar langsung kepada pemilik vendor sound system.
Dari situ, Dawam mulai memahami berbagai aspek teknis di balik sebuah acara. Ia belajar menyambungkan kabel, merakit perangkat audio, hingga memahami bagaimana sistem suara bekerja di sebuah panggung pertunjukan.
“Saya dulu mulai dari bawah, bahkan pernah memikul alat dan membantu merakit drum. Dari situ saya belajar bagaimana sebuah event sebenarnya bekerja,” ujarnya.
Perjalanan karier Dawam kemudian berkembang ketika ia terjun ke dunia production house (PH) pada masa pandemi COVID-19. Di sana ia mempelajari produksi visual, pengoperasian kamera, hingga pembuatan konten audio seperti jingle.
Pengalaman tersebut menjadi bekal penting baginya untuk memahami proses kreatif dalam penyelenggaraan acara. Ia kemudian mantap menekuni profesi sebagai event planner sekaligus project manager.
Salah satu pengalaman yang paling berkesan baginya adalah saat menangani event Asia Collectiva di Jakarta. Dalam acara tersebut, ia harus mengelola tiga panggung sekaligus selama dua malam dengan jajaran DJ dari berbagai negara di Asia.
Menariknya, acara berskala besar itu ditangani dengan tim yang relatif kecil. Kondisi tersebut menuntut kemampuan koordinasi, kreativitas, serta ketenangan dalam menghadapi berbagai tekanan di lapangan.
Sebagai event planner, Dawam terbiasa menerjemahkan ide abstrak klien menjadi konsep visual yang detail. Ia pernah merancang konsep panggung futuristik yang dipadukan dengan unsur lokal khas Labuan Bajo.
Di balik layar, ia juga harus menghadapi berbagai situasi tak terduga. Mulai dari permintaan perubahan konsep secara mendadak hingga memastikan efek pertunjukan seperti kembang api berjalan sesuai rencana.
Menurut Dawam, kunci utama dalam dunia event adalah komunikasi. Seorang event planner harus mampu menyatukan visi tim sekaligus meyakinkan klien agar konsep acara dapat diwujudkan dengan baik.
Ia juga percaya sebuah event akan selalu diingat jika mampu menghadirkan unsur kejutan bagi pengunjung. Prinsip tersebut dikenal sebagai hospitality event, yakni menciptakan pengalaman yang tidak terduga bagi audiens.
Meski dunia event penuh tekanan, Dawam menilai ketenangan menjadi sikap penting bagi seorang perencana acara.
“Di dunia event kita boleh gugup, tapi kita tidak boleh terlihat panik di depan orang lain,” katanya.
Melalui kisah perjalanannya, Dawam berharap generasi muda berani memulai dari bawah dan tidak takut belajar dari pengalaman di lapangan