Kedai Mai Sai Angkat Kuliner Lokal Sikka Jadi Daya Tarik

  • 09 Mar 2026 18:11 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Sikka - Kedai Mai Sai di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, mengembangkan usaha kuliner berbasis bahan pangan lokal sebagai bagian dari penguatan ekonomi kreatif daerah. Usaha ini mulai beroperasi sejak Juni 2021 dengan konsep memanfaatkan hasil pertanian lokal menjadi produk bernilai ekonomi.

Karyawan pengolahan pangan Kedai Mai Sai, Fransiska Dari Paula, kepada RRI, Senin, 9 Maret 2026 mengatakan pada awal berdirinya kedai tersebut berfungsi sebagai tempat pemasaran produk petani lokal. Namun seiring waktu, usaha itu berkembang dengan memproduksi berbagai olahan pangan sendiri berbahan baku lokal.

Berbagai produk yang dihasilkan antara lain kopi, teh celup kelor, abon, hingga keripik pisang berbahan kelor. Produk-produk tersebut diproduksi dengan memanfaatkan bahan baku dari petani lokal di wilayah Sikka dan sekitarnya.

Menurut Paula, kopi menjadi produk unggulan Kedai Mai Sai dengan dua jenis utama, yaitu arabika dan robusta. Biji kopi arabika diperoleh dari Bajawa, sedangkan robusta berasal dari wilayah Maumere dan sekitarnya.

Selain menjaga cita rasa, Kedai Mai Sai juga menerapkan standar kebersihan dan produksi sesuai ketentuan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Proses produksi dilakukan dengan memperhatikan higienitas, mulai dari penggunaan sarung tangan, masker, hingga penutup kepala bagi pekerja.

Ia menambahkan, kehadiran Kedai Mai Sai turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui kerja sama dengan petani dan pelaku UMKM lokal. Usaha ini juga memanfaatkan media sosial serta kerja sama dengan toko oleh-oleh untuk memperluas pemasaran produk.

Ke depan, Kedai Mai Sai berharap dapat memperluas pasar produk olahan lokal hingga ke seluruh daratan Flores. Selain itu, usaha tersebut juga berupaya menghadirkan inovasi produk baru agar kuliner khas Sikka semakin dikenal luas.

Rekomendasi Berita