Momang Lino Kampanyekan Pertanian Organik
- 27 Feb 2026 22:15 WIB
- Ende
RRI.CO.ID, Manggarai – Komunitas anak muda Momang Lino menggagas kampanye pertanian ramah lingkungan di tujuh desa di Manggarai dan Manggarai Timur. Gerakan tersebut difokuskan pada penguatan ketahanan pangan melalui konsep climate smart agriculture, Kamis, 26 Februari 2026.
Komunitas yang berdiri sejak 2022 itu melibatkan pemuda dari enam desa di Manggarai dan satu desa di Manggarai Timur. Mereka memulai inisiatif dengan membangun lahan percontohan sebagai model praktik pertanian organik.
Pendekatan yang dilakukan tidak hanya berupa sosialisasi, tetapi aksi langsung di lapangan. Anggota komunitas memproduksi pupuk kompos, pupuk cair fermentasi, serta memanfaatkan mikroorganisme lokal sebagai alternatif pengganti pupuk kimia.
Ketua komunitas menyebut gerakan ini sebagai bentuk tanggung jawab generasi muda terhadap keberlanjutan lingkungan. “Kalau bukan kita yang mulai sekarang, siapa lagi yang akan menjaga tanah ini untuk generasi berikutnya,” ujarnya.
Selain praktik budidaya, Momang Lino juga mendorong advokasi kebijakan desa agar 20 persen dana desa dialokasikan untuk program ketahanan pangan. Inisiatif tersebut mulai mendapat respons positif setelah pemerintah desa melihat hasil panen dari lahan demonstrasi.
Saat ini, komunitas telah membentuk kelompok tani muda dan kelompok tani orang tua guna memperluas dampak program. Mereka berharap pertanian berkelanjutan dapat menjadi gerakan bersama yang mendukung ekonomi keluarga sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.