Mahasiswa STPM Santa Ursula Dorong Aspirasi Kampus Terbuka

  • 17 Mar 2026 07:30 WIB
  •  Ende

RRI.CO.ID, Ende - Badan Legislatif Mahasiswa STPM Santa Ursula Ende menegaskan komitmen memperjuangkan aspirasi mahasiswa melalui mekanisme dialog terbuka bersama pihak kampus, dalam diskusi di Pro Dua RRI Ende, Sabtu, 7 Maret 2026. Ketua BLM Benediktus Bolong bersama Wakil Ketua Eugenius Yerimiranus Jo Pio menyampaikan peran strategis lembaga legislatif mahasiswa dalam diskusi tersebut.

BLM merupakan lembaga legislatif tingkat mahasiswa yang berfungsi merangkum serta menyalurkan aspirasi kepada birokrasi kampus secara terstruktur dan berkelanjutan. Berbeda dengan BEM sebagai eksekutif, BLM berperan mengawal kebijakan melalui fungsi representasi dan komunikasi antara mahasiswa dan pimpinan kampus.

Dalam praktiknya, BLM menjalankan tugas dengan menggelar dialog, diskusi, serta audiensi formal untuk memastikan suara mahasiswa dapat diterima dengan baik. Proses tersebut menjadi ruang resmi bagi mahasiswa menyampaikan berbagai persoalan akademik maupun nonakademik yang berkembang di lingkungan kampus.

Isu yang kerap disuarakan mahasiswa meliputi kegiatan akademik, kebutuhan pembangunan fasilitas kampus, hingga dinamika organisasi kemahasiswaan yang terus berkembang. Namun, tantangan terbesar adalah masih banyak mahasiswa yang kurang percaya diri menyampaikan pendapat karena faktor senioritas dan rasa takut melakukan kesalahan.

Untuk menjawab persoalan tersebut, BLM merancang diskusi informal yang lebih santai agar mahasiswa merasa nyaman berbicara tanpa tekanan formalitas berlebihan. Kegiatan ini direncanakan berlangsung di ruang terbuka seperti kantin kampus sehingga interaksi berlangsung lebih cair dan partisipatif.

Mahasiswa juga didorong tetap kritis terhadap kebijakan kampus dengan tetap menjaga etika komunikasi serta mengikuti prosedur yang berlaku. Selain itu, keterlibatan dalam organisasi dinilai penting untuk melatih kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta pemahaman terhadap regulasi yang tidak didapatkan di ruang kelas.

Pengurus BLM menegaskan bahwa aktivitas organisasi harus diimbangi dengan manajemen waktu agar tidak mengganggu prioritas utama sebagai mahasiswa. Mereka mengajak seluruh mahasiswa memanfaatkan ruang diskusi yang tersedia untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka demi kemajuan kampus bersama






Rekomendasi Berita