Wisata Halal Asia Tengah Diminati Wisatawan Indonesia
- 16 Jul 2026 17:37 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Tren preferensi liburan masyarakat Indonesia bergeser ke arah destinasi yang menawarkan keindahan alam murni sekaligus nilai sejarah kuat. Salah satu kawasan yang naik daun di mesin pencari dan digemari oleh wisatawan domestik adalah kawasan wisata halal Asia Tengah.
Kawasan tersebut diantaranya Uzbekistan, Kyrgyzstan, Kazakhstan, dan Tajikistan, yang dahulu menjadi saksi kejayaan jalur dagang Silk Road dan peradaban Islam. Jalur itu, kini dikemas menjadi Muslim-friendly tourism (destinasi wisata ramah Muslim) terbaik.
Cheriatna selaku Ketua Umum Asosiasi Travel Halal Indonesia (ATHIN) sekaligus founder Cheria Holiday, mengungkapkan kawasan Asia Tengah memiliki daya tarik spiritual dan visual sangat luar biasa bagi pasar Indonesia.
"Kawasan 4 Stan di Asia Tengah bukan sekadar menawarkan panorama alam pegunungan dan ngarai yang megah, melainkan sebuah perjalanan napak tilas sejarah emas peradaban Islam dan kemegahan Jalur Sutra kuno,” ujar Cheriatna dalam keterangan resminya, Kamis, 16 Juli 2026.
Cheriatna menyampaikan, untuk menjembatani masyarakat Indonesia yang ingin merasakan destinasi wisata ramah muslim, pihaknya menyiapkan program Halal Tour: Menelusuri Sejarah dan Keindahan 4 Stan.
“Melalui program ini, kami ingin memastikan wisatawan Muslim Indonesia dapat menjelajahi keindahan dunia secara paripurna tanpa perlu khawatir, karena aspek esensial seperti makanan halal dan waktu sholat yang terjaga telah kami kelola secara matang dan profesional," katanya.
Uzbekistan: Jantung Sains dan Hadis Islam
Uzbekistan merupakan tanah kelahiran para ulama dan ilmuwan besar dunia yang membentuk peradaban Islam, mulai dari Imam Bukhari (ahli hadis paling terkemuka) hingga Al-Khwarizmi (penemu aljabar). Di bawah Dinasti Timuriyah, kota Samarkand dan Bukhara tumbuh menjadi pusat sains, arsitektur, dan kebudayaan Islam dunia. Saat berkunjung ke Registan Square, wisatawan akan disuguhi kemegahan madrasah kuno bertabur mozaik biru yang menjadi simbol kejayaan pendidikan Islam klasik.
Tajikistan: Warisan Persia dan Sufisme yang Anggun
Islam masuk ke Tajikistan sejak abad ke-7 dan berasimilasi dengan budaya Persia. Negeri ini melahirkan banyak penyair, filsuf, dan tokoh sufi besar dunia. Jejak damai spiritualitas Islam terasa harmonis dengan lanskap alam yang magis. Wisatawan akan diajak menikmati keindahan Seven Lakes (Tujuh Danau), rangkaian danau dengan gradasi tujuh warna unik di lembah pegunungan eksotis yang membangkitkan rasa syukur atas keagungan penciptaan.
Kazakhstan: Akulturasi Islam Nomad dan Kebangkitan Modern
Sebagai negara terbesar di Asia Tengah, Islam di Kazakhstan berkembang pesat sejak abad ke-8 melalui dakwah damai yang berakulturasi dengan budaya masyarakat nomaden (Steppe). Kazakhstan kini adi salah satu pusat ekonomi syariah termaju di Asia Tengah dengan ribuan masjid indah dan modern. Di sini, wisatawan akan mengeksplorasi Charyn Canyon, ngarai dramatis yang kerap dijuluki sebagai Grand Canyon-nya Asia Tengah, memperlihatkan sisi lain keindahan alam bumi Islam.
Kyrgyzstan: Jejak Islam di Jalur Sutra yang Asri
Kyrgyzstan memegang peranan penting sebagai titik transit utama para saudagar Muslim di Jalur Sutra kuno. Islam di negara ini tumbuh subur di tengah masyarakat yang hidup selaras dengan alam pegunungan. Keindahan alam murni seperti di Ala Archa National Park—surga alam dengan aliran sungai jernih dan puncak salju abadi—menjadi refleksi dari kedamaian spiritual yang ditawarkan oleh bumi pertiwi Kyrgyzstan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....