Pesona Pantai Ora, "Kepingan Surga Tersembunyi Maluku tengah"

  • 10 Jun 2026 22:07 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Indonesia menyimpan sejuta pesona alam yang seolah tak ada habisnya untuk dieksplorasi. Salah satu destinasi yang menawarkan keindahan bak kepingan surga adalah Pantai Ora, yang terletak di Pulau Seram, Kecamatan Seram Utara, Maluku Tengah.

Pantai ini dikenal dengan hamparan pasir putih yang halus dan kejernihan air lautnya yang menenangkan. Berlokasi di ujung barat Teluk Sawai, tepat di tepi hutan Taman Nasional Manusela, Pantai Ora kerap disandingkan dengan keindahan destinasi internasional seperti Hawaii atau Maladewa.

Keajaiban Bawah Laut

Daya tarik utama Pantai Ora terletak pada ekosistem lautnya. Hamparan laut dangkal yang menjorok ke daratan menjadi rumah bagi ratusan ribu terumbu karang dan beragam biota laut. Karena airnya yang sangat jernih, wisatawan bahkan dapat menikmati panorama bawah laut langsung dari permukaan air tanpa harus menyelam.

Bagi pecinta *snorkeling*, tempat ini menawarkan sensasi menyelam di tengah terumbu karang warna-warni dan berbagai jenis ikan, seperti ikan kaisa, losi, samanda, gaca, sikuda, ikan tato, kaluna, hingga ikan singaro. Untuk menunjang kenyamanan, pengelola setempat telah menyediakan layanan penyewaan alat selam lengkap dengan pemandu profesional.

Akses dan Akomodasi

Untuk mencapai surga tersembunyi ini, wisatawan memang memerlukan usaha ekstra. Perjalanan dimulai dengan penyeberangan menggunakan kapal cepat dari Pulau Ambon menuju Pelabuhan Masohi di Pulau Seram. Dari Masohi, perjalanan dilanjutkan dengan kendaraan bermotor menuju Desa Saleman di Seram Utara, sebelum akhirnya menyewa kapal nelayan lokal untuk tiba langsung di Pantai Ora.

Lelahnya perjalanan akan terbayar lunas saat tiba di lokasi. Wisatawan dapat beristirahat di *cottage* yang tersedia di Ora Beach Resort, yang berdiri tepat di atas perairan dengan latar belakang perbukitan Taman Nasional Manusela.

Destinasi Sekitar yang Menawan

Selain Pantai Ora, terdapat destinasi menarik lainnya yang patut dikunjungi di sekitar wilayah tersebut:

Tebing Batu Hatupia. Terletak di antara Desa Sawai dan Ora Beach, tempat ini menawarkan perpaduan tebing batu yang menjulang tinggi dengan hamparan air jernih, sangat cocok bagi pencinta fotografi.

Air Belanda. Sebuah surga kecil terpencil di Desa Sawai yang memiliki keunikan fenomena percampuran air asin laut dan air tawar dari sungai pegunungan. Di titik percampuran ini, pengunjung dapat merasakan sensasi suhu air yang berbeda, yakni perpaduan air laut yang hangat dan air sungai yang dingin.

Kearifan Lokal Masyarakat

Berkunjung ke Pantai Ora juga menjadi kesempatan emas untuk mengenal budaya masyarakat lokal, khususnya Suku Alifuru dan Suku Hoaulu yang mendiami desa adat seperti Sawai dan Saleman. Wisatawan dapat mempelajari kekayaan budaya mereka, termasuk pertunjukan tari tradisional Cakalele yang melambangkan penghormatan kepada leluhur.

Kehidupan sosial masyarakat di sini pun sangat menarik untuk dipelajari, mulai dari ritual adat, peran pemimpin adat, hingga peran dukun atau *Tauke* yang menjadi penghubung antara dunia manusia dan dunia roh menurut kepercayaan setempat.

Pantai Ora bukan sekadar tempat untuk melepas penat atau destinasi bulan madu yang romantis, melainkan sebuah perjalanan untuk menyatu dengan alam dan menghargai kekayaan budaya Indonesia yang autentik. (NAS/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....