Rumah Gadang di Minangkabau yang Sangat Ikonik
- 26 Mei 2026 22:52 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Rumah Gadang berasal dari suku Minangkabau, Propinsi Sumatra Barat. Rumah adat ini sangat ikonik dengan bentuk atapnya yang melengkung tajam keatas menyerupai tanduk kerbau (disebut gonjong) dan dibangun tahan gempa menggunakan sistem pasak.
Gonjong adalah tonjolan atau tonjolan runcing pada atap Rumah Gadang yang melengkung. Bentuk ini merupakan simbol etnik Minangkabau dan memiliki makna filosofis yang mendalam. Dimana jumlahnya juga menunjukan status atau kekayaan pemilik rumah, serta jumlah ruang di dalam bangunan. Rumah Gadang bukan sekedar tempat tinggal fisik, akan tetapi lambang identitas budaya.
Dengan sistim kekerabatan matrilineal dan cerminan falsafah hidup masyarakat Minangkabau yang berlandaskan Islam, Rumah gadang merupakan rumah adat khas Minangkabau (Sumatra Barat), yang terkenal dengan arsitektur tahan gempa dan fungsi komunalnya.
Dalam pembangunan Rumah Gadang, tidak ada arsitektur tunggal (individu) yang menciptakan rumah Gadang. Bangunan ini di rancang dan di bangun bersama keturunan masyarakat Minangkabau pada zaman dahulu, secara turun temurun yang dipandu oleh para tukang (ahli bangunan adat). Arsitektur Rumah Gadang adalah perpaduan antara sistim sosial matrilineal dan buaya masyarakat setempat.
Rumah Gadang dibangun tahan gempa, karena menggunakan sistim pondasi umpak dan sambungan pasak kayu yang ringan. Desain ini membuat bangunan mampu meredam getaran dengan cara bergoyang atau bergeser mengikuti arah gempa. Karakteristik arsitektur tradisional ini selaras dengan pepatah adat Minangkabau yaitu, ''condong nan indak maimbau rabah'' , artinya; bangunan itu miring atau bergoyang saat di guncang gempa, namun tidak akan roboh. (ELB/YPA)
Sumber berita : indonesiakaya.com
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....