Beli Makanan Monyet dengan Sisihkan Uang Tiket
- 17 Mar 2026 10:47 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID., Denpasar : Dilansir dari https://jdih.kemenkeu.go.id Tiket (atau karcis) adalah dokumen fisik, elektronik, atau catatan digital yang menjadi bukti sah perjanjian, hak masuk, atau penggunaan layanan tertentu. Tiket umumnya berisi data pemegang, waktu, harga, dan jenis layanan (pesawat, kereta, konser, atau lokasi wisata) sebagai tanda pembayaran yang sah.
Salah satu objek atau lokasi wisata di Bali yang memberlakukan tiket masuk adalah Sangeh Mongkey Forest. Hal ini dibenarkan oleh Staff Pengelola Sangeh Mongkey Forest, I Kadek Surya Pranata.
“Untuk tiket masuk ada tiket asing dan tiket lokal. Tiket asing dan tiket lokal ini berbeda harganya. Tiket lokal ini sudah ditentukan oleh pemerintah. Tiket lokalnya 15 ribu rupiah dan tiket asingnya 30 ribu rupiah untuk pengunjung dewasa. Sedangkan anak-anak untuk lokal tiketnya 5 ribu rupiah dan untuk asing 15 ribu rupiah”, tuturnya.
Pemberlakuan tiket masuk ini dilakukan untuk biaya operasional serta membeli makanan satwa yang menghuni objek wisata tersebut. Seperti diketahui Sangeh Mongkey Forest dihuni oleh ratusan monyet yang hidup liar di Hutan Alas Pala Sangeh. Terbatasnya persediaan makanan di habitatnya ini membuat pengelola memutar otak untuk mencukupi kebutuhan makanannya dengan menyisihkan uang tiket masuk, lanjutnya.
Ketika diwawancarai oleh RRI Denpasar di Sangeh Mongkey Forest belum lama ini Surya Pranata mengungkapkan makanan sehari-hari satwa di sini kita beli dengan uang tiket. Jadi kita sisihkan beberapa persen uang tiket ini untuk membeli makanannya. Kemudian untuk mendatangkan makanannya kita punya supplier sendiri. Biasanya setiap minggu datang untuk mengisi stok. Kalau sumbangan makanan ada dari perorangan dan dari instansi. Hanya tidak sering, paling sebulan sekali ada saja.
“Monyet di sini diberi makan 2 kali sehari. Paginya kita kasi ubi jalar dan siangnya biasanya kita ubah-ubah makanannya agar mereka tidak bosan. Siang itu kadang-kadang kita kasi pisang atau roti kering. Asalkan makanan itu manis pasti mereka mau”, ujarnya.
Ia menambahkan, guna menyiasati agar kunjungan semakin banyak, maka dibuat paket. Paket ini harganya 75 ribu rupiah untuk dewasa dan anak-anak 50 ribu rupiah. "Dalam paket ini kita memberi pengunjung makanan atau snack agar mereka bisa berinteraksi dengan monyet,"ucapnya.
Pengunjung bisa beriteraksi memberi makan monyet. Pengunjung juga mendapatkan air mineral untuk paket itu. Belakangan ini wisatawan yang paling banyak berkunjung mancanegara dan kebanyakan dari Eropa . Untuk jam buka dari jam 08.00 sampai jam 17.00 wita. Biasanya tamu mulai berkunjung di jam 09.00 sampai jam 15.00 wita. Di jam-jam inilah kunjungan wisatawan lumayan padat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....