Bertemu di Final, Messi dan Lamine Yamal merupakan Jebolan La Masia Barcelona

  • 17 Jul 2026 11:24 WIB
  •  Mamuju

RRI.CO.ID, Mamuju – Final nanti mempertemukan dua ikon Barcelona dari generasi berbeda. Lionel Messi dan Lamine Yamal sama-sama merupakan jebolan akademi La Masia yang kini menjadi bukti nyata keberhasilan sistem pembinaan Blaugrana.

La Masia memang dikenal sebagai "pabrik bintang" Barcelona. Dari akademi yang sama, lahir nama-nama besar seperti Lionel Messi, dan kini dilanjutkan oleh Lamine Yamal.

Lionel Messi bergabung dengan La Masia pada usia 13 tahun setelah pindah dari Argentina. Ia menimba ilmu dan berkembang hingga menjadi legenda Barcelona.

Sementara Lamine Yamal menimba ilmu di akademi yang sama sejak masih anak-anak. Ia menembus tim utama Barcelona di usia sangat muda dan langsung mencuri perhatian.

Keduanya kerap disandingkan karena memiliki posisi dan karakter serupa. Messi dan Yamal sama-sama berposisi sebagai penyerang sayap kanan, kidal, dan memiliki kemampuan dribbling di atas rata-rata.

Kecepatan, kelincahan, dan visi bermain keduanya menjadi senjata utama saat menusuk pertahanan lawan.

Karena bakat dan gaya bermainnya, Lamine Yamal sering disebut sebagai pewaris alami Messi di Barcelona. Penampilannya yang konsisten di usia muda membuat banyak pihak membandingkannya dengan sang legenda.

Kemunculan Yamal diyakini menjadi bukti bahwa La Masia masih mampu melahirkan pemain berkelas dunia, melanjutkan warisan yang pernah diukir Messi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....