Puncak Piala Dunia 2026, Rekam Jejak Sejarah Pertemuan Spanyol vs Argentina

  • 17 Jul 2026 11:27 WIB
  •  Denpasar
Poin Utama
  • Final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan Spanyol versus Argentina di Stadion MetLife, New York/New Jersey, dalam pertandingan yang diprediksi memecahkan rekor penonton global.
  • Spanyol dan Argentina hanya pernah bertemu sekali di putaran final Piala Dunia, yaitu pada fase grup Piala Dunia 1966 di Inggris dengan kemenangan Argentina 2-1.
  • Spanyol pemenang UEFA Euro 2024 dan Argentina pemenang CONMEBOL Copa America 2024 awalnya dijadwalkan bertanding di Finalissima 2026 di Qatar tetapi dibatalkan karena isu keamanan dan penutupan lalu lintas udara di Teluk.
  • Pertandingan uji coba terakhir antara kedua tim pada Maret 2018 berakhir dengan kemenangan telak Spanyol 6-1 di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, yang menjadi salah satu kekalahan terbesar Argentina.

RRI.CO.ID, Denpasar - Atmosfer sepak bola sejagat kini tertuju sepenuhnya ke Amerika Serikat seiring dengan tibanya partai puncak yang paling dinantikan, yakni babak final Piala Dunia 2026. Pertandingan yang akan mempertemukan tim nasional Spanyol melawan Argentina ini diprediksi memecahkan rekor penonton global, mengingat kedua tim tidak hanya dihuni oleh deretan pemain bintang dunia, tetapi juga memiliki sejarah rivalitas panjang yang sarat akan gengsi lintas benua.

Berdasarkan data resmi dari Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), laga di partai final ini akan menjadi pertemuan yang sangat menarik lantaran kedua negara memiliki catatan sejarah yang cukup berimbang di putaran final Piala Dunia. Sepanjang sejarah pelaksanaan turnamen sepak bola terbesar di bumi ini, Spanyol dan Argentina tercatat baru bertemu sebanyak satu kali di atas lapangan hijau pada putaran final.

Satu-satunya pertemuan bersejarah antara La Furia Roja dan Albiceleste di panggung Piala Dunia terjadi tepat 60 tahun yang lalu, yakni pada fase grup Piala Dunia 1966 yang diselenggarakan di Inggris. Pertandingan yang digelar di Stadion Villa Park, Birmingham, pada 13 Juli 1966 tersebut berlangsung dengan intensitas taktik yang sangat ketat dari kedua belah pihak sejak menit awal pertandingan.

Dalam laga penyisihan grup tersebut, Argentina berhasil menyudahi perlawanan Spanyol dengan skor akhir 2-1 melalui dua gol yang diborong oleh penyerang legendaris Luis Artime, sementara gol balasan Spanyol dilesakkan oleh Pirri. Selain pertemuan di Piala Dunia, sejarah mencatat adanya satu pertandingan uji coba resmi (friendly match) antar kedua negara yang hingga kini terus menarik perhatian publik sepak bola dunia karena skornya yang sangat mencolok.

Pertandingan tersebut terjadi pada Maret 2018 di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, di mana Spanyol yang tampil di hadapan publik sendiri secara mengejutkan berhasil menumbangkan Argentina dengan skor telak 6-1 melalui trigol dari Isco. Laga itu menjadi salah satu kekalahan terbesar dalam sejarah sepak bola modern Argentina dan selalu menjadi bahan perbincangan hangat setiap kali kedua tim dijadwalkan bertemu.

Pertemuan Spanyol dan Argentina di final Piala Dunia 2026 ini juga menarik perhatian besar publik karena menjadi akhir dari takdir yang tertunda bagi kedua tim. Sebagai pemenang UEFA Euro 2024 (Spanyol) dan juara CONMEBOL Copa America 2024 (Argentina), kedua raksasa ini awalnya dijadwalkan bertanding dalam ajang bergengsi Finalissima 2026 di Stadion Lusail, Qatar, pada 27 Maret 2026 lalu.

Namun, rilis resmi dari UEFA pada pertengahan Maret menyatakan bahwa pertandingan akbar memperebutkan trofi bersama antar-konfederasi tersebut terpaksa dibatalkan imbas dari situasi keamanan dan penutupan lalu lintas udara di kawasan Teluk kala itu. Menariknya, seperti ungkapan jodoh tidak akan ke mana, kedua tim justru berhasil melangkah mulus melewati adangan lawan-lawannya di fase gugur Piala Dunia 2026 hingga akhirnya resmi dipertemukan kembali langsung di panggung tertinggi sepak bola bumi di Stadion MetLife, New York/New Jersey.

Meskipun rekor pertemuan total secara keseluruhan menunjukkan persaingan yang sangat ketat, duel di babak final Piala Dunia 2026 ini akan menjadi palagan yang sama sekali berbeda. Pertandingan ini bukan lagi sekadar penentuan juara dunia biasa, melainkan sebuah pembuktian pamungkas "Finalissima nyata" yang tertunda untuk menentukan siapakah penguasa takhta tertinggi sepak bola global saat ini.

Menjelang peluit sepak mula dibunyikan, catatan historis masa lalu baik kemenangan tipis Argentina di tahun 1966 maupun kemenangan telak Spanyol di tahun 2018 dipastikan menjadi latar belakang yang menebalkan tensi pertandingan. Babak final Piala Dunia 2026 ini akan menjadi pembuktian bagi Spanyol untuk menegaskan kebangkitan generasi baru mereka, atau justru Argentina yang akan kembali mematahkan ambisi tim Matador sekaligus mengunci gelar juara dunia di era modern ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....