Jelang Liga 4 Nasional, Persibangga Jamin Insiden Flare Tak Terulang

  • 27 Apr 2026 13:23 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purbalingga: Laga uji coba Persibangga vs Persak Kebumen di Stadion Goentoer Darjono, Kabupaten Purbalingga, Minggu (26/4/2026) sore WIB, diwarnai dengan insiden penyalaan flare. Insiden itu terjadi tak lama setelah pertandingan tuntas.

Manajemen Persibangga pun menanggapi serius kejadian tersebut, mengingat status Purbalingga sebagai satu calon tuan rumah Liga 4 Nasional 2026. Namun, alih-alih mencari kambing hitam, Persibangga memilih menyikapinya dengan bijak dan melakukan evaluasi.

Manager Persibangga Uut Triyas Yanuar menyampaikan bahwa kejadian ini harus menjadi pembelajaran bersama agar fokus tim tetap terjaga dan tidak terganggu oleh hal-hal di luar teknis pertandingan. Secara tegas, Uut menyatakan komitmen kepada PSSI bahwa tidak akan ada lagi penggunaan flare maupun bentuk pelanggaran lain dalam kompetisi mendatang.

“Kita punya tim yang baik, hebat, tangguh, dan solid. Jangan sampai ternodai oleh hal-hal di luar pertandingan. Ini jadi evaluasi bersama agar ke depan kita bisa lebih baik,” ucap Uut dalam keterangan yang diterima RRI, Senin (27/4/2026).

Sebagai langkah konkret, manajemen Persibangga langsung menggelar rapat evaluasi usai pertandingan bersama panitia pelaksana, pengurus tim, serta perwakilan suporter. Dalam forum tersebut, seluruh pihak membuka diri, mengakui kekurangan, dan menyamakan persepsi demi perbaikan ke depan, terutama jika Purbalingga resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Liga 4 Nasional 2026.

“Kami langsung duduk bersama, panpel, pengurus, dan teman-teman suporter. Semua terbuka, semua ingin memperbaiki. Ini langkah positif agar ke depan kita satu visi, apalagi kalau Purbalingga dipercaya jadi tuan rumah,” kata Uut.

Manajer Persibangga Purbalingga Uut Triyas Yanuar saat menyaksikan laga uji coba Persibangga vs Persak Kebumen di Stadion Goentoer Darjono, Kabupaten Purbalingga, Minggu (26/4/2026) sore WIB. (Foto: Dok. Ofisial Persibangga)

Uut mengajak seluruh elemen, mulai dari panitia, suporter, hingga masyarakat Purbalingga untuk bersama-sama menjaga kondusivitas. Ia menekankan bahwa dukungan yang tertib dan positif akan menjadi faktor penting dalam memperkuat posisi Persibangga sebagai tuan rumah yang layak dan profesional.

“Kalau semua bisa berjalan bersama, saya yakin Persibangga tidak hanya siap di lapangan, tapi juga siap jadi tuan rumah yang profesional dan membanggakan,” tuturnya.

Adapun duel Persibangga kontra Persak berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan tuan rumah. Gol-gol Laskar Jenderal Soedirman dicetak oleh Arvin Aufa Rishandy (22’) dan Muhammad Fahrul Erik (36’).

Kemenangan ini mempertegas dominasi Persibangga atas Persak. Sebelumnya, Persibangga, yang saat itu masih dinakhodai Imran Amirullah, menang adu penalti 12-11 (1-1) atas Persak pada duel perebutan gelar juara Liga 4 Jawa Tengah 2025-2026.

Tak hanya itu, hasil tersebut juga memperpanjang tren kemenangan Persibangga dalam laga uji coba menjadi tiga pertandingan. Sebelumnya, klub besutan Agus Riyanto itu membungkam Pesik Kuningan dan Mataram Utama FC Yogyakarta, masing-masing dengan skor identik 2-1.

Adapun secara keseluruhan, Persibangga sejauh ini telah beruji coba melawan lima klub, dengan catatan tiga kali menang dan dua kekalahan. Dua kekalahan tersebut dialami saat melawan Kendal Tornado FC (0-5) dan Persikotas Kota Tasikmalaya (1-2).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....