FIFA dan Board of Peace Bangun Gaza lewat Bola
- 21 Feb 2026 08:45 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Washington DC - FIFA resmi menjalin kemitraan strategis dengan Board of Peace (BoP) untuk mendorong pemulihan dan pembangunan jangka panjang di wilayah terdampak konflik melalui sepak bola. Kesepakatan ini ditandatangani Presiden FIFA Gianni Infantino bersama perwakilan BoP dan otoritas Gaza, dalam seremoni yang digelar di kantor pusat United States Institute of Peace, Washington DC.
Kemitraan ini menetapkan kerangka kerja jangka panjang guna membangun ekosistem sepak bola yang utuh di Gaza, Palestina, mencakup pembangunan infrastruktur kelas dunia, program komunitas terstruktur, serta penciptaan peluang ekonomi berkelanjutan. BoP sendiri diperkenalkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam World Economic Forum Januari 2026 sebagai inisiatif yang menghimpun para pemimpin dan lembaga internasional untuk mendukung rekonstruksi dan stabilitas di wilayah rentan konflik.
Presiden FIFA Gianni Infantino menegaskan sepak bola memiliki kekuatan besar dalam proses pemulihan pascakonflik.
“Hari ini, FIFA dan Board of Peace menandatangani kesepakatan bersejarah untuk mendorong investasi di bidang sepak bola demi membantu proses pemulihan di wilayah pascakonflik,” ujarnya.
Ia menambahkan, “FIFA ingin sebanyak mungkin orang di seluruh dunia dapat berpartisipasi dalam permainan ini dan merasakan manfaat dari peluang yang diciptakannya. Sepak bola menyatukan orang, serta berkontribusi pada dunia yang lebih sejahtera, terdidik, setara, dan damai. Bersama dukungan Board of Peace, kemitraan ini dirancang untuk memberikan dampak di setiap tahap.”
Perwakilan Board of Peace juga menekankan bahwa inisiatif ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada stabilitas sosial jangka panjang.
“Rekonstruksi sejati membutuhkan harapan, struktur, dan peluang. Sepak bola dapat menjadi katalis untuk membangun kembali komunitas, terutama bagi generasi muda,” demikian disampaikan dalam seremoni penandatanganan.
Pada fase awal, program difokuskan pada pemulihan komprehensif Gaza dengan menggabungkan rekonstruksi fisik dan aktivasi sosial-ekonomi. Rencana infrastruktur meliputi pembangunan 50 mini-pitch FIFA Arena di dekat sekolah dan kawasan permukiman, lima lapangan standar ukuran penuh di berbagai distrik, pendirian FIFA Academy berstandar internasional, serta pembangunan stadion nasional berkapasitas 20.000 penonton.
Selain pembangunan sarana, program ini juga memprioritaskan penciptaan lapangan kerja, peningkatan keterampilan tenaga kerja lokal, partisipasi pemuda, liga terorganisir bagi putra dan putri, hingga penguatan aktivitas ekonomi lokal. Implementasi akan dilakukan dalam empat fase, dimulai dari aktivasi komunitas dalam 3–6 bulan, pembangunan infrastruktur profesional selama 12 bulan, pendirian akademi dalam rentang 18–36 bulan, hingga pembangunan stadion nasional pada periode yang sama.
Pelaksanaan program akan menyesuaikan kondisi keamanan di lapangan dan dilakukan dengan pemantauan serta pelaporan progres berbasis tahapan. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen FIFA dalam mendukung upaya perdamaian global melalui kekuatan sepak bola.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....