TPA Sukosari Tutup Open Dumping Lebih Cepat, DLH Optimis Lepas Sanksi Kementrian
- 20 Jul 2026 20:14 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Karanganyar - Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyatakan telah menyelesaikan kewajiban penutupan sistem open dumping di TPA Sukosari. Langkah taktis ini diselesaikan lebih cepat dari batas waktu yang ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup.
Kepala DLH Karanganyar, Sunarno, mengungkapkan batas akhir penanganan TPA Sukosari sebenarnya jatuh pada 30 Juli 2026. Namun, jajarannya telah berhasil merampungkan proses penutupan tanah (control landfill) hingga mencapai 90 persen pada 8 Juli 2026 lalu.
“Untuk TPS Sukosari itu untuk penutupan open dumping yang terakhir itu harus disampaikan terselesai tanggal 30 Juli 2026 ini sudah kami selesaikan tanggal 8 Juli kemarin. 90% dari luasan area sudah kami lakukan control landfill,” ujar Kepala DLH Karanganyar, Sunarno saat dikonfirmasi RRI, Senin 20 Juli 2026.
Sunarno memaparkan dari total lahan TPA Sukosari seluas hampir 4 hektare, zona pasif seluas 2 hektare sudah ditutup 100 persen pada tahun 2025. Sementara untuk zona aktif seluas 2 hektare sisanya, kini sudah tertutup tanah seluas 90 persen dan sisa 10 persen dioperasikan secara harian.
Laporan progres penanganan tersebut telah dilayangkan secara resmi ke Kementerian Lingkungan Hidup pada 9 Juli 2026. Sunarno mengklaim menjadi daerah tercepat di Indonesia dalam merespons dan menyelesaikan sanksi administrasi pengelolaan sampah dari pemerintah pusat.
“Sampun, tanggal 9 kemarin, 9 Juli sudah kami laporkan responnya bagus tapi secara nasional kan nanti mau diumumkan. Nah, tapi alhamdulillah untuk percepatan kita masih yang tercepat untuk menangani sanksi administrasi itu,” ucal Sunarno.
Untuk mengamankan area TPA, lanjut Sunarno, DLH Karanganyar juga telah menyiapkan tanah uruk, memasang rambu imbauan, serta menyiagakan tim piket bersama BPBD, Damkar, dan tim SAR. Dua titik hidran dan instalasi pipa gas metan juga telah dipasang untuk meminimalisir risiko kebakaran sampah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....