Bupati Banyumas Salurkan Bansos untuk 26 Penderes Jatuh dari Pohon Kelapa

  • 20 Jul 2026 18:29 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO. ID, Banyumas – Pemerintah Kabupaten Banyumas kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan sosial kepada para penderes kelapa. Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menyerahkan bantuan sosial (bansos) kepada 26 penderes yang mengalami musibah jatuh dari pohon kelapa. Penyerahan bantuan berlangsung di Pendopo Si Panji Purwokerto, Senin (20/7/2026).

Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap para pekerja di sektor ekonomi produktif. Khususnya pengolahan gula kelapa, yang selama ini menjadi salah satu mata pencaharian turun-temurun masyarakat Banyumas.

Bupati Sadewo menjelaskan, sebanyak 26 penerima bantuan telah ditetapkan dan tersebar di 11 kecamatan. Dari jumlah tersebut, 13 penderes meninggal dunia akibat kecelakaan kerja, sementara 13 lainnya mengalami luka-luka.

"Saya berharap bantuan sosial ini dapat meringankan beban biaya pengobatan maupun biaya pemakaman yang ditanggung oleh para penderes dan keluarganya," ujar Sadewo.

Ia berharap bantuan tersebut tidak hanya menjadi bentuk kepedulian pemerintah, tetapi juga mampu memberikan semangat bagi para penderes untuk terus menjalankan usaha pengolahan gula kelapa yang menjadi sumber penghidupan masyarakat Banyumas.

Pada kesempatan itu, Sadewo juga mengingatkan pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja bagi para penderes. Ia mengajak pemerintah desa, kelompok tani, hingga para penderes untuk lebih memperhatikan aspek keselamatan saat bekerja, termasuk menggunakan alat pelindung diri yang memadai dan memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum memanjat pohon kelapa.

Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak Kabupaten Banyumas, Joko Siswoyo, menjelaskan bahwa bantuan sosial tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Banyumas Tahun Anggaran 2026 dan diberikan kepada penderes yang belum terlindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Menurut Joko, penderes yang mengalami luka-luka menerima bantuan sebesar Rp10 juta per orang, sedangkan ahli waris penderes yang meninggal dunia menerima santunan sebesar Rp5 juta. Total anggaran yang disalurkan mencapai Rp195 juta untuk 26 penerima manfaat.

Adapun penerima bantuan berasal dari Kecamatan Ajibarang sebanyak dua orang, Cilongok lima orang, Kemranjen dua orang, Pekuncen satu orang, Purwojati satu orang, Rawalo satu orang, Somagede tiga orang, Sumbang satu orang, Sumpiuh tujuh orang, Tambak satu orang, dan Wangon dua orang.

Joko berharap program perlindungan sosial bagi penderes dapat terus diperkuat sehingga mampu mengurangi risiko sosial yang dihadapi para pekerja sektor informal sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan di Kabupaten Banyumas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....