Musykom IMM Buya Hamka UMP Diwarnai Peluncuran Buku

  • 19 Jul 2026 22:53 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas – Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Buya Hamka Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menggelar Musyawarah Komisariat (Musykom) ke-XVII sebagai forum evaluasi dan regenerasi kepemimpinan organisasi, Minggu (19/7/2026). Kegiatan tersebut juga diwarnai peluncuran buku karya kader berjudul “Nyala Obor Kader: Sehimpun Tulisan Mindset Berkemajuan”.

Musykom mengusung tema "Musyawarah sebagai Ruang Evaluasi, Regenerasi, dan Transformasi Organisasi Menuju Gerakan IMM yang Berkelanjutan". Forum tersebut menjadi ajang memilih ketua umum baru sekaligus menyusun arah gerak organisasi ke depan.

Peluncuran buku dilakukan oleh Wakil Dekan II Fakultas Agama Islam (FAI) UMP, Istianah, Lc., M.Hum., yang hadir mewakili Dekan FAI UMP. Buku tersebut merupakan hasil karya 10 kader PK IMM Buya Hamka dan telah memiliki ISBN.

Karya itu memuat berbagai gagasan dan pandangan kader mengenai pentingnya membangun pola pikir kritis, responsif terhadap persoalan masyarakat, serta berorientasi pada kemajuan.

Ketua Umum PK IMM Buya Hamka UMP periode 2025/2026, Haidar Abdussalam, berharap Musykom mampu melahirkan pemimpin yang berintegritas dan mampu membawa organisasi menjadi lebih maju. Ia juga mengapresiasi terbitnya buku Nyala Obor Kader sebagai salah satu capaian selama masa kepengurusannya.

“Saya berharap Musykom ini dapat melahirkan pemimpin yang lebih baik, memiliki integritas, dan mampu membawa organisasi ke arah yang lebih berkemajuan,” ucapnya.

Sementara itu, perwakilan Pimpinan Cabang IMM A.K. Anshori Purwokerto, Aji Lukman Nur Hakim, menegaskan Musykom bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan. Menurutnya, forum tersebut menjadi ruang untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, merumuskan gagasan, serta memperkuat komitmen kader dalam menjalankan nilai religiusitas, intelektualitas, dan humanitas.

“Sebagai kader IMM, kita memiliki tanggung jawab untuk terus menanamkan nilai-nilai religiusitas, intelektualitas, dan humanitas dalam setiap gerak organisasi,” ucapnya.

Wakil Dekan II FAI UMP, Istianah, mengajak seluruh kader menjaga semangat kebersamaan dan keberlanjutan organisasi. Ia berharap pengurus yang telah demisioner tetap mendampingi kepengurusan baru agar proses kaderisasi dan pengembangan organisasi berjalan berkesinambungan.

"Esensi perjuangan di IMM adalah tentang keberlanjutan pengabdian yang tulus tanpa batas hierarki atau sekat senioritas. Saya berharap pengurus yang demisioner tetap setia mendampingi dan bergotong royong bersama adik-adik tingkatnya demi menjaga konsistensi pergerakan serta kemajuan FAI di masa depan," tuturnya.

Melalui Musykom ke-XVII ini, PK IMM Buya Hamka UMP berharap dapat melahirkan kepemimpinan baru yang mampu memperkuat peran organisasi sebagai wadah gerakan intelektual dan dakwah kampus, sekaligus melanjutkan tradisi literasi melalui karya-karya kader.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....